Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kaleidoskop Investasi 2025: Harga Emas Antam Kilau dari Awal hingga Akhir Tahun, Pernah Sentuh Rp 2,6 Juta per Gram

Ali Sodiqin • Kamis, 1 Januari 2026 | 02:45 WIB
Karyawan menata produk emas BSI di Gedung BSI, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Karyawan menata produk emas BSI di Gedung BSI, Jakarta, beberapa waktu lalu.

RADARBANYUWANGI.ID - Kilau emas tak surut dari awal hingga akhir Tahun Ular Kayu 2025.

Harga logam mulia PT Aneka Tambang (Antam) mencatatkan performa impresif sepanjang tahun, bahkan mencetak rekor demi rekor.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, harga emas Antam menembus Rp 2 juta per gram pada kuartal III dan terus bertahan di zona mahal hingga pengujung tahun.

Bahkan, usai perayaan Natal, tepatnya pada Sabtu (27/12), harga emas Antam sempat menyentuh level tertinggi sepanjang 2025 di angka Rp 2.605.000 per gram.

Capaian tersebut menegaskan posisi emas sebagai salah satu instrumen investasi paling diminati di tengah ketidakpastian ekonomi global dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Awal tahun 2025 menjadi pijakan awal reli emas. Pada Januari, harga emas Antam dibuka di kisaran Rp 1.524.000 per gram.

Tren penguatan sudah terlihat sejak awal tahun. Pada 13 Januari 2025, harga emas naik dan tercatat di level Rp 1.568.000 per gram.

Performa positif berlanjut sepanjang kuartal I 2025. Pada Februari, harga emas meningkat menjadi Rp 1.624.000 per gram, lalu kembali naik pada Maret 2025 hingga mencapai Rp 1.672.000 per gram.

Kondisi ini menunjukkan minat investor terhadap aset aman (safe haven) mulai menguat sejak awal tahun.

Memasuki kuartal II 2025, reli harga emas semakin kencang. Pada April, harga emas Antam melonjak ke level Rp 1.819.000 per gram, kemudian kembali menguat menjadi Rp 1.932.000 per gram pada Mei.

Sementara pada Juni, harga emas relatif stabil dan bertahan di kisaran Rp 1.940.000 per gram.

Pada kuartal III 2025, harga emas sempat mengalami koreksi tipis. Juli mencatatkan harga Rp 1.896.000 per gram.

Namun, penurunan tersebut tidak berlangsung lama. Agustus kembali menunjukkan penguatan dengan harga mencapai Rp 1.948.000 per gram.

Perdana Tembus Rp 2 Jutaan

Puncak momentum terjadi pada penghujung kuartal III 2025. Untuk pertama kalinya, harga emas Antam menembus Rp 2 juta per gram, tepatnya di level Rp 2.011.000 per gram.

Tonggak sejarah ini menjadi sinyal kuat bahwa emas kembali menjadi primadona investasi nasional.

Lonjakan signifikan berlanjut memasuki kuartal IV 2025. Pada Oktober, harga emas Antam melesat tajam hingga mencapai Rp 2.487.000 per gram, sekaligus menjadi salah satu level tertinggi sepanjang tahun.

Menjelang akhir tahun, harga emas tetap bertahan di zona mahal. Pada November, harga emas tercatat berada di level Rp 2.290.000 per gram.

Namun, tren penguatan kembali terjadi menjelang perayaan Natal.

Pada perdagangan Rabu (24/12), harga emas Antam naik Rp 29.000 dan mencetak rekor baru di Rp 2.590.000 per gram.

Euforia belum berhenti. Usai Natal, tepatnya Sabtu (27/12), harga emas kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang 2025 di level Rp 2.605.000 per gram, naik Rp 16.000 dari perdagangan sebelumnya.

Seiring dengan itu, harga pembelian kembali (buyback) juga ikut naik menjadi Rp 2.464.000 per gram.

Namun, menjelang tutup tahun terjadi koreksi. Pada Selasa (30/12), harga emas Antam turun cukup tajam sebesar Rp 95.000 per gram.

Sementara pada Rabu (31/12), harga emas tercatat stagnan di level Rp 2.501.000 per gram.

Meski ditutup dengan koreksi, secara keseluruhan 2025 menjadi tahun emas bagi logam mulia Antam.

Lonjakan harga dari kisaran Rp 1,5 juta hingga sempat menyentuh Rp 2,6 juta per gram menegaskan emas sebagai instrumen investasi andalan di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#investasi #antam #kaleidoskop #harga emas