RADAR BANYUWANGI - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya resmi membuka pemesanan tiket kereta api untuk keberangkatan mulai 1 Desember 2026. Pembelian tiket sudah dapat diakses masyarakat sejak Minggu (1/11), melalui aplikasi Access by KAI.
Pembukaan pemesanan lebih awal ini merupakan langkah persiapan KAI dalam menyambut pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026. Kebijakan baru ini bakal diterapkan serentak mulai 1 Desember 2026 mendatang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa Gapeka 2026 membawa sejumlah penyesuaian penting. Perubahan mencakup jadwal keberangkatan dan kedatangan, pola perjalanan, hingga efisiensi waktu tempuh di beberapa rute.
"Pembukaan pemesanan tiket ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini. Seiring dengan pemberlakuan Gapeka 2026, terdapat sejumlah perubahan jadwal dan pola perjalanan, termasuk efisiensi waktu tempuh pada beberapa kereta api," ujar Mahendro, Rabu (4/11).
Beberapa rute tercatat mengalami pemangkasan waktu tempuh yang signifikan. KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng menuju Kiaracondong kini lebih cepat 53 menit, sementara KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi menuju Pasar Senen lebih singkat 52 menit.
KAI mencatat lonjakan minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sepanjang tahun 2026. Tercatat ada kenaikan lebih dari 800 ribu pelanggan kereta api jarak jauh di wilayah Daop 8 Surabaya dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Sehubungan dengan perubahan jadwal tersebut, KAI mengimbau para pelanggan untuk lebih cermat saat membeli tiket. Pastikan kembali tanggal keberangkatan, stasiun tujuan, dan waktu tempuh terbaru yang tertera di aplikasi.
"Pastikan kembali seluruh informasi perjalanan sebelum melakukan transaksi, khususnya jadwal keberangkatan dan kedatangan yang telah menyesuaikan Gapeka 2026. Informasi terbaru dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi KAI lainnya," tambah Mahendro.
Pelanggan diminta untuk datang lebih awal ke stasiun agar tidak tertinggal kereta. KAI juga menekankan agar masyarakat melakukan transaksi tiket melalui kanal resmi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan.
Editor : Lugas Rumpakaadi