
RADAR BANYUWANGI - Pusat Data Terpadu (CID) Spanyol mengonfirmasi seluruh 69 korban tewas dalam insiden tabrakan kereta cepat di Urda telah berhasil diidentifikasi. Proses identifikasi tersebut melibatkan koordinasi intensif antara Institut Kedokteran Legal dan Ilmu Forensik Toledo serta Ciudad Real.
Sebanyak 56 korban dikenali melalui analisis sidik jari oleh Dinas Kriminalistik Garda Sipil Spanyol. Sementara itu, 13 korban lainnya diidentifikasi melalui pengujian DNA oleh Institut Toksikologi Nasional Spanyol.
Para korban terdiri dari 54 warga Spanyol dan 15 warga negara asing yang berasal dari berbagai negara, termasuk Amerika, Australia, dan Jepang. Seluruh keluarga korban kini telah mendapatkan pemberitahuan resmi terkait hasil identifikasi tersebut.
Otoritas kesehatan regional menyatakan, dari 110 pasien yang sempat dirawat, 81 orang telah dipulangkan dari rumah sakit. Saat ini, masih ada 29 pasien yang menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas medis.
Di lokasi kejadian, operasi pemulihan jalur kereta cepat Madrid-Andalusia terus menunjukkan progres positif. Seluruh gerbong yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dari jalur rel untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Seluruh gerbong kereta Renfe AVE dan Iryo kini telah dievakuasi dari lokasi dan dipindahkan ke area yang aman," demikian kutipan dari sumber Garda Sipil Spanyol mengenai situasi terkini di lapangan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





