RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menunjukkan kepedulian sosialnya di tengah padatnya penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Perusahaan pelat merah tersebut menyalurkan bantuan paket sembako kepada para porter yang bertugas di sejumlah stasiun utama di Jawa Timur, Selasa (17/3/2026).
Program berbagi ini dilaksanakan sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, dengan menyasar porter di Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang. Para porter dinilai memiliki peran vital dalam mendukung kelancaran pelayanan kepada pelanggan, terutama saat lonjakan penumpang terjadi pada periode mudik Lebaran.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Komisaris PT Kereta Api Indonesia (Persero), Diah Natalisa, bersama Executive Vice President Daop 8 Surabaya, Daniel Johannes Hutabarat. Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi perusahaan terhadap para pekerja di garis depan layanan.
Diah Natalisa menegaskan bahwa keberadaan porter merupakan bagian penting dalam menciptakan pelayanan prima bagi pelanggan kereta api. Ia menambahkan, perhatian terhadap kesejahteraan pekerja menjadi komitmen perusahaan, terutama di masa sibuk seperti Angkutan Lebaran.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para porter yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Kami berharap bantuan paket sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran serta menjadi penyemangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, sebanyak 204 paket sembako disalurkan, dengan rincian 54 paket di Stasiun Surabaya Gubeng, 120 paket di Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan 20 paket di Stasiun Malang. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan kebutuhan sehari-hari para porter, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
Selain memberikan bantuan, KAI Daop 8 Surabaya juga mengingatkan seluruh pekerja, termasuk porter, untuk terus menjaga kesehatan dan keselamatan kerja. Kewaspadaan dinilai penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.
Para porter menyambut positif program tersebut dan mengaku terbantu dengan adanya bantuan sembako. Mereka juga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan, yang dinilai mampu meningkatkan motivasi kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Editor : Lugas Rumpakaadi