Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ijen Golden Route Banyuwangi: Surga Wisata Alam dan Budaya di Kaki Gunung Ijen yang Bikin Betah!

Ali Sodiqin • Rabu, 5 November 2025 | 00:00 WIB

Nikmati pesona Ijen Golden Route Banyuwangi: wisata alam, kuliner, budaya, dan staycation eksklusif di kaki Gunung Ijen.
Nikmati pesona Ijen Golden Route Banyuwangi: wisata alam, kuliner, budaya, dan staycation eksklusif di kaki Gunung Ijen.

RADARBANYUWANGI.ID – Pesona Banyuwangi memang tak pernah habis. Di ujung timur Pulau Jawa, kawasan Gunung Ijen kembali menjadi magnet wisata yang menawarkan kesejukan, keindahan, dan ketenangan.

Tak hanya kawah birunya yang legendaris, kaki Gunung Ijen kini menjelma menjadi destinasi wisata sehat dan menenangkan lewat program “Ijen Golden Route” yang digagas Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

“Ijen Golden Route ini memperkenalkan hidden gem di kaki Gunung Ijen. Mulai dari wisata alam, kuliner lokal, hingga tempat staycation bernuansa etnik dan modern,” terang Ipuk, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga: Kabar Gembira! Menkeu Purbaya Beri Diskon Beberapa Ruas Tol Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Kawasan ini menghadirkan berbagai daya tarik. Sendang Seruni di Desa Tamansari dan Banyu Kuwung menyuguhkan sumber air jernih di tengah alam hijau.

Sementara Air Terjun Kalibendo dan Air Terjun Jagir menjadi favorit bagi pencinta tracking dan panorama pegunungan.

Tak hanya wisata alam, pecinta kuliner pun dimanjakan dengan ragam cita rasa khas Banyuwangi.

Di Warung Kanggo Riko Desa Segobang, menu ayam kesrut legendaris jadi incaran wisatawan.

Bagi pencinta kopi, Taman Gandrung Terakota menyuguhkan perpaduan seni, budaya, dan kenikmatan kopi Banyuwangi dengan latar patung-patung Gandrung yang ikonik.

Baca Juga: Waspada! BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Jawa Timur hingga 9 November 2025

“Ijen Golden Route ini cocok bagi wisatawan yang mencari pengalaman eksklusif dengan harga ramah di kantong,” tambah Ipuk.

Untuk penginapan, kawasan Ijen menawarkan beragam konsep. Mulai dari villa bernuansa rustic, resort modern di tengah kebun kopi, hingga homestay berbudaya Osing yang dikelola masyarakat lokal.

Pengalaman menginap terasa lebih berkesan karena wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan penduduk yang ramah.

Selain itu, wisatawan bisa menikmati aktivitas outdoor seperti bersepeda di jalur pedesaan, berjalan santai di perkebunan teh dan kopi, atau trekking ringan di sekitar kaki gunung.

Baca Juga: Malam Ini! Timnas U17 Indonesia Hadapi Zambia di Piala Dunia 2025, Begini Cara Nontonnya Live di FIFA+

Bupati Ipuk menegaskan, kawasan Ijen menjadi contoh harmonisasi sempurna antara alam, budaya, dan pariwisata berkelanjutan.

“Ijen bukan sekadar indah dipandang, tapi juga hangat dirasakan,” ujarnya.

Setiap tahun, kawasan ini juga menjadi tuan rumah berbagai event besar seperti Tour de Banyuwangi Ijen, Ijen Green Trail Run, Ngopi Sepuluh Ewu, Jazz Gunung Ijen, hingga Musik Tepi Sawah.

Semua memperkuat citra Banyuwangi sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.

Dengan segala pesonanya, Ijen Golden Route kini bukan hanya rute wisata, tapi juga perjalanan menuju harmoni alam dan budaya yang tiada duanya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#budaya #staycation #wisata alam #Ijen Golden Route Banyuwangi #Kuliner #gunung ijen