RADAR BANYUWANGI - Memiliki bougenville dengan bunga merah, ungu, dan putih dalam satu tanaman bukan sekadar angan-angan. Pencinta tanaman hias bisa mencoba teknik sambung pucuk untuk menggabungkan beberapa varietas bougenville pada satu batang bawah. Cara ini dapat membuat koleksi tanaman lebih berwarna tanpa harus menambah banyak pot, meski keberhasilannya bergantung pada kecocokan tanaman, teknik penyambungan, dan perawatan setelahnya.
Bougenville atau bugenvil dikenal karena warna bunganya yang mencolok dan kemampuannya mempercantik halaman rumah. Tanaman ini juga kerap dipilih untuk menghiasi pagar, taman, hingga area teras.
Namun, koleksi bougenville tak harus terdiri atas banyak tanaman dengan warna berbeda. Melalui teknik sambung pucuk, beberapa varietas berpotensi tumbuh dalam satu tanaman sehingga menghasilkan tampilan bunga dengan warna yang beragam.
Sambung Pucuk Berbeda dari Stek Biasa
Sambung pucuk merupakan teknik perbanyakan tanaman dengan menggabungkan bagian tanaman yang memiliki karakter berbeda. Bagian bawah berfungsi sebagai batang bawah, sedangkan potongan cabang dari varietas lain menjadi bagian yang disambungkan.
Teknik ini berbeda dari stek. Pada stek, potongan batang ditumbuhkan hingga membentuk tanaman baru. Sementara itu, sambung pucuk bertujuan menyatukan dua bagian tanaman agar tumbuh sebagai satu kesatuan.
Panduan hortikultura dari College of Tropical Agriculture and Human Resources, University of Hawai‘i at Mānoa, menjelaskan bahwa penyambungan dapat digunakan untuk mempertahankan varietas tertentu sekaligus memungkinkan beberapa varietas tumbuh pada satu tanaman.
Dalam publikasi Bougainvillea: University of Hawai‘i, Kent D. Kobayashi, James McConnell, dan John Griffis juga membahas penggunaan batang bawah yang berasal dari bibit atau stek yang telah berakar dan tumbuh mapan.
Cara Mencoba Sambung Pucuk Bougenville
Untuk mencoba teknik ini, siapkan tanaman bougenville yang sehat sebagai batang bawah dan cabang sehat dari varietas lain yang memiliki warna bunga berbeda.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Pilih batang bawah yang sehat
Gunakan bougenville yang sudah tumbuh mapan, memiliki batang kokoh, dan tidak menunjukkan tanda penyakit. Kondisi tanaman yang sehat membantu mendukung proses pemulihan setelah penyambungan.
2. Siapkan cabang dari varietas berbeda
Pilih cabang yang sehat dari bougenville lain. Pastikan tanaman sumber tidak menunjukkan gejala penyakit atau kerusakan yang dapat mengganggu keberhasilan penyambungan.
3. Gunakan alat potong yang bersih dan tajam
Alat yang bersih membantu mengurangi risiko kontaminasi, sedangkan potongan yang rapi memudahkan kedua bagian tanaman ditempelkan dengan tepat.
4. Buat sambungan dengan hati-hati
Gunakan metode sambung yang sesuai dengan ukuran batang dan cabang. Pertemukan bagian jaringan yang tepat, lalu ikat sambungan agar tidak mudah bergeser. Hindari merusak jaringan tanaman secara berlebihan.
5. Jaga kelembapan dan lindungi tanaman
Bagian sambungan perlu dijaga agar tidak cepat kehilangan kelembapan. Letakkan tanaman di tempat terlindung dari terik matahari langsung dan angin kencang selama masa awal pemulihan. Perlindungan kelembapan dapat membantu, tetapi kondisi terlalu basah juga perlu dihindari agar tidak memicu pembusukan.
6. Pantau pertumbuhan tunas
Periksa kondisi sambungan secara berkala. Jangan buru-buru menyimpulkan penyambungan berhasil hanya karena daun masih tampak segar. Keberhasilan lebih meyakinkan ketika sambungan bertahan dan tunas baru tumbuh stabil.
Mengapa Sambung Pucuk Bougenville Bisa Gagal?
Tidak semua percobaan sambung pucuk akan berhasil. Kecocokan varietas, kesehatan batang bawah dan cabang, ketepatan potongan, serta kestabilan sambungan merupakan sejumlah faktor yang perlu diperhatikan.
Sambungan yang bergeser, jaringan yang tidak bertemu dengan baik, atau bagian tanaman yang mengering sebelum menyatu dapat menghambat keberhasilan. Karena itu, pemula sebaiknya mencoba pada satu atau dua cabang terlebih dahulu sebelum menerapkan teknik tersebut pada seluruh tanaman.
Perawatan setelah penyambungan juga tidak kalah penting. Tanaman perlu dipantau agar tidak mengalami stres berlebihan, sementara tunas yang tumbuh dari batang bawah perlu diperhatikan supaya tidak mendominasi pertumbuhan cabang varietas yang disambungkan.
Satu Tanaman, Lebih Banyak Pilihan Warna
Jika sambung pucuk berhasil dan setiap cabang tumbuh dengan baik, satu tanaman bougenville berpotensi menghasilkan bunga dengan warna berbeda, misalnya merah, ungu, dan putih. Hasil akhirnya bergantung pada varietas yang digunakan dan keberhasilan masing-masing sambungan.
Teknik ini bisa menjadi pilihan bagi pencinta tanaman hias yang ingin berkreasi dengan koleksi bougenville tanpa menyediakan banyak pot. Namun, perlu diingat bahwa beberapa warna bunga dalam satu tanaman bukan hasil instan. Ketelitian saat menyambung dan kesabaran merawat tanaman menjadi kunci untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. (*)
Sumber : Pontianak Post