
RADAR BANYUWANGI - Kehadiran mesin jahit telah merevolusi cara manusia memproduksi pakaian, dari yang semula mengandalkan jarum manual yang menyita waktu kini menjadi jauh lebih cepat dan presisi. Di Indonesia, inovasi ini bahkan menjadi tumpuan para pengrajin batik hingga pelaku usaha konveksi di Banyuwangi untuk meningkatkan produktivitas harian mereka.
Perjalanan teknologi ini tercatat dimulai sejak akhir abad ke-18 hingga abad ke-19 melalui berbagai percobaan para tokoh dunia. Salah satu tonggak awalnya dicatatkan oleh Barthélemy Thimonnier, seorang penjahit asal Prancis yang mematenkan mesin berbahan kayu dengan jarum berkait pada 1830 untuk memproduksi seragam tentara.
"Pada tahun 1830, seorang penjahit asal Prancis bernama Barthélemy Thimonnier membuat mesin jahit dari kayu. Jarumnya bergerak naik-turun, menghasilkan jahitan rantai. Bahkan memiliki bengkel sendiri untuk memproduksi seragam tentara. Namun, bengkelnya diserang dan dihancurkan oleh penjahit lain karena kalah saing," demikian diulas dalam kanal YouTube Dafiology.
Setelah penolakan tersebut, inovasi disempurnakan oleh Elias Howe asal Amerika Serikat pada 1846 lewat paten jahitan kunci (lockstitch) berkekuatan ganda. Desain ini lantas disempurnakan serta dipasarkan luas oleh Isaac Merritt Singer pada era 1850-an melalui penambahan sistem jarum vertikal dan pedal kaki.
"Pada abad ke-19 dan ke-20, muncul permintaan akan mesin jahit yang lebih kecil dan mudah dibawa. Pada tahun 1911, Singer mengambil semua komponen dari mesin model 66 mereka yang berukuran penuh, memasukkannya ke dalam bodi berukuran 3/4, melengkapinya dengan tas jinjing, dan menamai mesin baru ini sebagai model 99," tutur Cornelius Quiring.
Perkembangan model portabel tersebut kian memudahkan masyarakat karena kemudian dilengkapi motor listrik pada era 1930-an untuk menggantikan engkol putar tangan. Kehadiran mesin jahit ringkas ini akhirnya sukses memperluas pemanfaatan teknologi menjahit, dari pabrik skala besar hingga menyentuh kebutuhan rumah tangga.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




