RADARBANYUWANGI.ID - McLaren menunjukkan sinyal kebangkitan dalam balapan Formula 1 (F1) di Sirkuit Suzuka, Jepang setelah berhasil menempatkan dua mobilnya finis di posisi depan, pada Minggu (29/3/2026). Oscar Piastri meraih posisi kedua, sementara Lando Norris mengamankan posisi kelima dalam balapan yang berlangsung penuh dinamika.
Sejak awal balapan, Piastri tampil agresif dengan start gemilang yang langsung membawanya memimpin balapan. Ia mampu menjaga jarak dari George Russell dan bahkan sempat memperlebar keunggulan sebelum fase pit stop. Namun, strategi pit yang dilakukan sebelum kemunculan Safety Car membuatnya kehilangan posisi terdepan.
Meski demikian, performa pembalap muda asal Australia itu tetap mendapat apresiasi tinggi. Ia mengakui bahwa hasil balapan ini tetap positif bagi tim.
“Kami tampil cukup baik saat start! Hasil yang bagus hari ini, dan akan sangat menarik melihat apa yang terjadi tanpa Safety Car,” ujar Piastri, dikutip F1.
“Kami sempat menjaga George di belakang dan bahkan mulai menjauh sebelum pit stop. Sayangnya, kami tidak pernah tahu apa yang akan terjadi,” imbuhnya.
Sementara itu, Norris sempat mengalami kesulitan di awal balapan dan terlihat akan menjalani balapan yang relatif tenang. Namun, performanya meningkat di fase akhir balapan. Ia berhasil menyalip Lewis Hamilton setelah beberapa kali percobaan, dan menutup lomba di posisi kelima.
Norris menilai hasil ini sebagai bukti nyata peningkatan performa tim, terutama dalam hal pengelolaan ban dan penggunaan power unit.
“Hari yang kuat untuk tim, dengan banyak hal positif. Kami menunjukkan peningkatan kecepatan, terutama saat berada di udara bersih,” kata Norris.
“Kami jelas telah membuat kemajuan signifikan dalam penggunaan power unit, dan trek ini sangat cocok dengan mobil kami,” imbuhnya.
Team Principal McLaren, Andrea Stella, turut memuji performa kedua pembalapnya. Ia menilai hasil di Suzuka menjadi bukti bahwa tim mulai berada di jalur yang tepat, meski masih ada aspek yang perlu ditingkatkan.
“Ini adalah akhir pekan yang baik dan memberi kami dorongan semangat. Kami mampu bersaing dengan Ferrari dan, pada beberapa momen, Mercedes,” ujar Stella.
“Namun, kami masih perlu meningkatkan performa dasar chassis untuk bisa secara konsisten bersaing memperebutkan kemenangan,” katanya.
Stella juga menekankan bahwa karakteristik sirkuit Suzuka dan performa power unit menjadi faktor yang menguntungkan McLaren. Meski demikian, ia menyadari bahwa tim masih tertinggal dalam hal grip di tikungan dibanding rival.
Dengan jeda balapan yang cukup panjang sebelum seri berikutnya di Miami, McLaren berencana memanfaatkan waktu tersebut untuk menghadirkan peningkatan performa.
Hasil di Suzuka menjadi sinyal kuat bahwa McLaren mulai kembali kompetitif. Meski kemenangan belum diraih, finis kedua dan kelima menjadi fondasi penting untuk menghadapi sisa musim.
Editor : Lugas Rumpakaadi