Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

McLaren Percaya Diri Bangkit Usai Double DNS di F1 GP China, Andrea Stella Pastikan Masalah Kelistrikan Sudah Teratasi

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:32 WIB
McLaren optimistis bangkit usai kegagalan ganda DNS di F1 GP China. (F1)
McLaren optimistis bangkit usai kegagalan ganda DNS di F1 GP China. (F1)

RADARBANYUWANGI.ID - Tim McLaren menegaskan keyakinannya untuk segera bangkit setelah mengalami kegagalan besar berupa double DNS (Did Not Start) pada Grand Prix China. Insiden tersebut menjadi pukulan berat, namun juga disebut sebagai bukti kekuatan mental dan budaya tim dalam menghadapi tekanan.

Team Principal McLaren, Andrea Stella, mengakui bahwa balapan di Shanghai merupakan salah satu momen paling menantang bagi timnya musim ini. Dua pembalap mereka, Lando Norris dan Oscar Piastri, gagal memulai balapan akibat masalah pada unit tenaga.

“China jelas merupakan akhir pekan yang menantang dan membuat frustrasi bagi kami. Dua mobil tidak dapat mengikuti Grand Prix adalah situasi yang sangat jarang terjadi,” ujar Stella, dikutip F1.

Masalah yang menimpa kedua mobil ternyata berasal dari sistem kelistrikan pada power unit, khususnya pada komponen baterai. Meski terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan, Stella menegaskan bahwa penyebab kerusakan pada masing-masing mobil berbeda.

“Kami memahami sumber masalahnya, keduanya terkait dengan sisi kelistrikan dari power unit. Ada kerusakan pada baterai, tetapi dengan jenis yang berbeda meskipun terjadi di waktu yang hampir bersamaan,” jelasnya.

McLaren kemudian bekerja sama dengan Mercedes High Performance Powertrains (HPP) untuk melakukan investigasi menyeluruh. Hasilnya, solusi telah diterapkan sesuai dengan karakteristik masing-masing kerusakan.

Pada mobil Oscar Piastri, tim masih dapat menggunakan baterai yang sama setelah dilakukan perbaikan. Namun untuk Lando Norris, McLaren memutuskan mengganti dengan paket baterai baru demi memastikan keandalan.

Stella menyatakan keyakinan penuh bahwa masalah serupa tidak akan terulang di balapan berikutnya. Ia menaruh kepercayaan tinggi pada standar kerja HPP dalam menangani isu teknis.

“Kami percaya 100 persen bahwa HPP telah menerapkan langkah perbaikan yang diperlukan. Mereka memiliki standar yang sangat tinggi, dan ketika menemukan masalah, mereka akan memastikan semua pembelajaran dan tindakan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa,” tegas Stella.

Awal musim McLaren memang belum berjalan sesuai harapan. Sebagai juara dunia bertahan, mereka saat ini masih tertinggal di posisi ketiga klasemen konstruktor. Namun, optimisme tetap terjaga di dalam tim.

Stella menilai respons tim terhadap kegagalan di China justru menunjukkan kekuatan budaya internal yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir. “Cara tim merespons kekecewaan ini menunjukkan kekuatan budaya kami. Ini adalah hasil dari investasi dalam sumber daya manusia dan budaya tim selama tiga tahun terakhir,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengalaman menghadapi tekanan di musim sebelumnya menjadi modal penting untuk bangkit. “Kami mengatakan tahun lalu bahwa kejuaraan dimenangkan saat kami mampu bertahan dalam situasi sulit. Kami memiliki keyakinan yang sama tahun ini,” tambah Stella.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #china #mclaren #Andrea Stella #f1