Meski unggul dua gol, wakil Jerman tetap wajib waspada. Olympiacos dipastikan tampil habis-habisan demi membalikkan keadaan dan menjaga asa di kompetisi elite Eropa tersebut.
Leverkusen Percaya Diri, Tapi Tak Boleh Lengah
Tim asuhan Kasper Hjulmand berada dalam performa yang relatif stabil. Leverkusen meraih enam kemenangan dari delapan pertandingan terakhir di semua ajang. Namun, kekalahan tipis 0-1 dari Union Berlin akhir pekan lalu menjadi peringatan bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah.
Gol tunggal Rani Khedira pada laga tersebut membuat Leverkusen tertahan di peringkat keenam Bundesliga. Posisi itu belum sepenuhnya menjamin tiket Liga Champions musim depan, sehingga fokus ganda di kompetisi domestik dan Eropa menjadi tantangan tersendiri.
Musim lalu, 2024–2025, Leverkusen hanya mampu mencapai babak 16 besar sebelum disingkirkan rival domestik, Bayern Munich, dengan agregat telak 0-5. Kini, publik BayArena berharap tim kesayangan mereka mampu melangkah lebih jauh.
Catatan kandang menjadi modal utama. Leverkusen memenangi empat laga kandang terakhir secara beruntun, bahkan selalu mencatatkan clean sheet dalam periode tersebut.
Olympiacos Andalkan Mental Tandang
Baca Juga: Puluhan Personel Polresta Banyuwangi Jalani Tes Urine, Kapolresta Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba
Di kubu lawan, pelatih Jose Luis Mendilibar membawa Olympiacos dengan misi berat. Klub raksasa Yunani itu sempat terseok di awal fase liga dengan dua kekalahan dari tiga laga pertama, tetapi bangkit lewat tiga kemenangan beruntun untuk mengamankan tiket playoff.
Menariknya, salah satu kemenangan tersebut adalah hasil 2-0 atas Leverkusen pada 20 Januari lalu, bukti bahwa Thrylos tahu cara menaklukkan wakil Jerman itu.
Namun, performa terkini Olympiacos kurang meyakinkan. Dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi, mereka hanya meraih satu kemenangan.
Bahkan, dalam tiga laga sempat gagal mencetak gol, dengan rincian dua kekalahan dan satu hasil imbang. Meski begitu, kemenangan 2-0 atas Panetolikos akhir pekan lalu sedikit mengembalikan kepercayaan diri tim.
Satu statistik yang patut dicatat: Olympiacos tidak terkalahkan dalam 10 laga tandang terakhir di semua ajang, tujuh menang, sejak dibantai Barcelona 1-6 pada akhir Oktober. Modal ini membuat peluang comeback tetap terbuka.
Kabar Tim dan Prediksi Susunan Pemain
Bayer Leverkusen
Leverkusen dipastikan tanpa kiper utama Mark Flekken yang mengalami cedera lutut. Posisi penjaga gawang kemungkinan ditempati Janis Blaswich. Di lini belakang, Loic Bade juga absen karena cedera hamstring.
Di sektor serang, Nathan Tella (cedera kaki) dan Eliesse Ben Seghir (cedera pergelangan kaki) belum bisa dimainkan. Patrik Schick tetap menjadi andalan di lini depan dengan dukungan Ibrahim Maza dan Ernest Poku.
Perkiraan Susunan Pemain: Blaswich; Quansah, Andrich, Tapsoba; Vazquez, Palacios, Garcia, Grimaldo; Maza, Poku; Schick.
Olympiacos
Olympiacos hanya kehilangan gelandang Theofanis Bakoulas yang masih memulihkan cedera ligamen. Christos Mouzakitis dan Santiago Hezze diperkirakan mengisi lini tengah.
Di lini depan, kombinasi Mehdi Taremi, Gelson Martins, Daniel Podence, dan Ayoub El Kaabi siap menjadi ancaman serius bagi tuan rumah.
Perkiraan Susunan Pemain: Tzolakis; Costinha, Retsos, Biancone, Ortega; Hezze, Mouzakitis; Martins, Taremi, Podence; El Kaabi.
Rekam Jejak Performa Terakhir
Bayer Leverkusen (Liga Champions): Menang-Menang-Seri-Kalah-Menang-Menang
Bayer Leverkusen (Semua Kompetisi): Menang-Menang-Seri-Menang-Menang-Kalah
Olympiacos (Liga Champions): Seri-Kalah-Menang-Menang-Menang-Kalah
Olympiacos (Semua Kompetisi): Seri-Menang-Kalah-Seri-Kalah-Menang
Prediksi Skor
Leverkusen mungkin tergelincir di liga domestik akhir pekan lalu, tetapi performa kandang mereka yang solid menjadi faktor pembeda. Olympiacos memang memiliki catatan tandang impresif dan pernah menundukkan Die Werkself musim ini, namun defisit dua gol bukan perkara mudah.
Prediksi: Bayer Leverkusen 1-1 Olympiacos
Agregat akhir: Leverkusen unggul 3-1 dan lolos ke babak 16 besar.
Laga ini dipastikan berlangsung ketat, dengan Olympiacos menyerang sejak menit awal dan Leverkusen mengandalkan disiplin serta efektivitas serangan balik. (*)
Editor : Niklaas Andries