RADARBANYUWANGI.ID - George Russell menyatakan dirinya siap bersaing memperebutkan gelar juara dunia Formula 1 bersama Mercedes pada musim 2026.
Meski hasil awal uji coba di Barcelona memberikan sinyal positif, pembalap asal Inggris tersebut menegaskan bahwa masih terlalu dini untuk menyebut Mercedes sebagai kandidat terkuat.
Mercedes menjalani tiga hari pengujian yang produktif di Circuit de Barcelona-Catalunya dalam kondisi cuaca dingin.
Fokus utama seluruh tim Formula 1 pada sesi ini bukanlah mengejar performa tercepat, melainkan memahami karakter mobil generasi baru yang dibangun berdasarkan regulasi sasis dan unit daya terbaru untuk 2026, yang disebut sebagai perubahan terbesar dalam lebih dari satu dekade terakhir.
Keyakinan Russell Menghadapi Tantangan Baru
Memasuki musim kedelapannya di Formula 1 dengan koleksi lima kemenangan Grand Prix, Russell dinilai banyak pihak tampil pada performa terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menegaskan bahwa status favorit atau tidak sama sekali tidak memengaruhi pendekatannya.
Russell mengaku sangat antusias dengan tantangan mobil generasi baru, terutama dalam hal manajemen energi, sistem pengisian ulang baterai, mode overtake, boost system, hingga penggunaan active aerodynamics.
Menurutnya, adaptasi cepat terhadap aspek-aspek teknis tersebut justru menjadi peluang untuk unggul.
Potensi Duel dengan Max Verstappen
Ketika ditanya soal kemungkinan bertarung langsung dengan juara dunia empat kali, Max Verstappen, Russell menyambutnya dengan terbuka.
Ia menilai persaingan ketat adalah bagian esensial dari Formula 1 dan kemenangan sejati hanya bermakna jika diraih melalui pertarungan adil di lintasan.
Russell juga menyoroti kekuatan tim-tim rival.
Red Bull dinilai tetap berbahaya berkat kualitas sasis dan kehebatan Verstappen, sementara Ferrari menunjukkan reliabilitas unit daya yang menjanjikan selama pengujian.
Hal ini membuat persaingan musim 2026 diprediksi berlangsung ketat.
Pandangan Toto Wolff soal Peluang Juara
Bos Mercedes, Toto Wolff, menyebut Russell sebagai salah satu pembalap terbaik di grid saat ini dan layak menjadi unggulan.
Namun, Wolff tetap menekankan bahwa gelar juara hanya bisa diraih dengan kombinasi pembalap dan mobil terbaik.
Menurutnya, Mercedes belum sepenuhnya membuktikan bahwa paket mereka cukup kuat untuk merebut gelar.
Sinyal Positif Mercedes Sejak 2021
Russell mengakui bahwa Mercedes berada dalam posisi yang lebih baik dibandingkan musim-musim sebelumnya.
Data aerodinamika, respons sasis, serta kesesuaian antara simulator dan kondisi nyata di lintasan menjadi indikator penting yang selama empat tahun terakhir tidak mereka rasakan.
Meski demikian, Russell menolak untuk terlalu optimistis.
Ia menegaskan bahwa tiga hari pengujian belum cukup untuk menilai potensi juara dunia.
Gambaran yang lebih jelas diperkirakan akan terlihat pada tes Bahrain, balapan pembuka di Australia, atau bahkan setelah empat hingga lima seri awal.
Editor : Lugas Rumpakaadi