Tidak butuh waktu lama bagi Aji Santoso untuk menemukan pelabuhan baru. Usai berpisah dengan Persela Lamongan, pelatih berusia 55 tahun itu resmi kembali menangani PSPS Pekanbaru, klub yang pernah ia pimpin pada musim sebelumnya.
Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh manajer PSPS, Miftakhul Fahamsyah.
“Benar, per hari ini Coach Aji Santoso resmi menjadi pelatih PSPS Pekanbaru,” ujar pria yang akrab disapa Fim.
PSPS Sambut Kembali Sosok yang Pernah Ukir Sejarah
Baca Juga: Kembali Pimpin Pelti Banyuwangi! Bayu Hadiyanto Terpilih Aklamasi, Siap Buru Emas Porprov 2027!
Kembalinya Aji disambut dengan antusias oleh manajemen dan pendukung PSPS. Maklum, pelatih asal Malang tersebut memiliki catatan gemilang bersama tim berjuluk Askar Bertuah musim lalu.
Di bawah arahannya, PSPS berhasil melaju hingga semifinal Liga 2 2024–2025, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Persijap Jepara di babak playoff promosi ke Liga 1.
Rekam jejak positif itulah yang membuat manajemen tidak ragu untuk kembali menggaet Aji.
“Begitu Persela mengumumkan perpisahan dengan Coach Aji, kami langsung bergerak cepat melakukan komunikasi,” jelas Fim.
Fokus Kembangkan Pemain Muda Potensial
Manajemen PSPS yakin Aji adalah sosok tepat untuk mengangkat performa tim musim ini. Selain berpengalaman, mantan pelatih Arema FC dan Persebaya Surabaya itu dikenal memiliki karakter kuat dalam membina pemain muda.
“Musim ini PSPS banyak dihuni pemain muda potensial, dan itu cocok dengan karakter Coach Aji yang senang mengorbitkan talenta muda,” tambah Fim.
Pergantian di Kursi Pelatih: Ibnu Grahan Jadi Asisten
Kembalinya Aji ke kursi pelatih utama otomatis menggeser posisi Ibnu Grahan, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih sementara. Namun, manajemen tetap mempertahankan sosok pelatih asal Surabaya tersebut di struktur kepelatihan.
“Coach Ibnu tetap menjadi bagian dari PSPS. Untuk sementara, beliau akan membantu tim sebagai asisten pelatih,” pungkas Fim, pria asli Lamongan itu.
Dengan kembalinya Aji Santoso, PSPS Pekanbaru berharap bisa mengulang — bahkan melampaui — pencapaian musim lalu. Target promosi ke Liga 1 pun kini kembali menjadi misi utama tim Askar Bertuah di bawah arahan sang pelatih berpengalaman. (*)
Editor : Niklaas Andries