RADARBANYUWANGI.ID – Spekulasi soal klub baru Megawati Hangestri Pertiwi kembali memanas.
Usai tampil gemilang bersama Red Sparks di Korea Selatan dan kembali memperkuat Gresik Petrokimia di Final Four Proliga 2025, kini kabar terbaru menyebut Megatron—julukan sang bintang voli—bakal hijrah ke Liga Voli Turki.
Salah satu nama yang disebut adalah Fenerbahce Medicana. Namun, kabar ini langsung ditepis oleh pihak terdekat Megawati.
"Itu masih hoaks," ujar salah satu kerabat Megawati di Jember saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Senin (16/6).
Penegasan serupa juga disampaikan langsung oleh sang agen, Wibi Anhari. Ia membantah keras rumor yang menyebut kliennya sudah resmi bergabung dengan Fenerbahce.
"Hoaks. Kami tidak pernah membuat pernyataan seperti itu," tegas Wibi, seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, Senin (16/6).
Pantauan pada akun resmi Instagram Fenerbahce Medicana, @fbvoleybol, hingga pukul 09.40 WIB, Selasa (17/6), nama Megawati memang belum tercantum sebagai bagian dari skuad resmi.
Sebaliknya, klub raksasa Liga Turki itu justru sudah memperkenalkan tiga pemain anyar sejak awal Juni.
Pada 2 Juni, mereka mengumumkan perekrutan Hande Baladin, bintang voli Timnas Turki.
Kemudian disusul nama Agnieszka Korneluk, pemain middle blocker asal Polandia, pada 5 Juni.
Terakhir, seminggu lalu, Fenerbahce memperkenalkan Alessia Orro, setter andalan Timnas Italia.
Dengan tiga nama tersebut, publik pun mulai bertanya-tanya: jika benar Megawati akan bergabung, kenapa tak kunjung diumumkan?
Wibi menyatakan, sejauh ini belum ada kesepakatan resmi dengan klub manapun. Ia meminta publik bersabar dan tidak menelan mentah-mentah kabar di media sosial.
“Kami masih dalam proses mempertimbangkan beberapa tawaran. Nanti kalau sudah resmi, pasti akan diumumkan,” tandasnya.
Sementara itu, Megawati sendiri masih memilih bungkam. Akun Instagram pribadinya @megawatihangestrip belum menunjukkan tanda-tanda arah klub berikutnya.
Dengan reputasi internasional yang makin bersinar, wajar jika Megatron terus menjadi incaran klub elite dunia. Tapi sampai ada pengumuman resmi, teka-teki ini masih belum terjawab. (*)
Editor : Ali Sodiqin