Radarbanyuwangi.id – Persebaya Surabaya menjadi pemuncak klasementara BRI Liga 1 musim 2024/2025. Dan konsistensi permainan Bajul Ijo akan diuji dalam lanjutan pertandingan pekan kedelapan Jumat (18/10) ini. Melawat ke Stadion Si Jalak Harupat, Green Force wajib dulang tiga poin jika ini posisinya aman di puncak klasemen.
Ambisi itu setidaknya didukung dengan kekuatan Persebaya yang komplit. Dimana Persebaya Surabaya akan mendapatkan suntikan tenaga baru menjelang laga krusial menghadapi Persib Bandung tersebut.
Tiga pemain andalan yang sebelumnya membela Timnas Indonesia dan Palestina, yakni Ernando Ari Sutaryadi, Malik Risaldi, dan Mohammed Rashid, sudah dipastikan kembali menghiasi skuad Green Force.
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster tentu saja menyambut gembira kembalinya tiga pemain tersebut. Hal ini menumbuhkan optimisme tinggi. Ia menilai kehadiran Ernando, Malik, dan Rashid sebagai tambahan amunisi yang sangat penting untuk menghadapi laga berat melawan Persib.
“Kami ada (tambahan) tiga pemain Timnas, tentu menjadi tambahan amunisi untuk laga mendatang. Mereka langsung ke Bandung," ujar Munster.
Meskipun begitu, pelatih asal Irlandia Utara itu tetap mewaspadai kekuatan Persib Bandung, yang meski tanpa kehadiran Marc Klok akibat akumulasi kartu. Maung Bandung masih memiliki kedalaman skuad yang mumpuni.
Munster mengakui bahwa Maung Bandung memiliki pemain-pemain berkualitas, terutama di lini tengah. "Klok absen tidak akan menjadi masalah buat mereka. Mereka ada Adam Alis, satu sampai tiga pemain asing absen, ada pemain lainnya, ada pemain naturalisasi seperti Victor (Igbonefo)," tambah Munster.
Munster menegaskan bahwa fokus utama Persebaya Surabaya adalah pada permainan mereka sendiri, meskipun diakui Persib merupakan salah satu lawan terberat di Liga 1. Persebaya Surabaya saat ini memimpin klasemen sementara Liga 1 dengan rekor impresif.
Mereka belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan, dengan lima kemenangan dan dua hasil imbang. "Kami percaya diri, persiapan berjalan dengan baik, kami akan berjuang membawa pulang poin,” kata pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro itu.
Selain itu, Munster menganggap absennya suporter Persib di Stadion Si Jalak Harupat akibat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sebagai sebuah keuntungan bagi timnya.
Tanpa dukungan fanatik Bobotoh, atmosfer stadion diharapkan lebih kondusif bagi para pemain Persebaya Surabaya untuk fokus pada permainan mereka.
“Tanpa penonton bagus buat kami, tetapi sebagai tim tamu, bermain di kandang lawan tentu harus fokus pada permainan sendiri. Mereka adalah salah satu klub terkuat di Liga 1,” ucap Munster. (*)
Editor : Niklaas Andries