RadarBanyuwangi.id – Layang-layang adalah salah satu permainan yang cukup familier dan digemari oleh hampir seluruh anak-anak bahkan orang dewasa.
Tentu pembuatannya tidak rumit. Untuk membuat layang-layang, salah satu material utama yang digunakan yaitu kertas.
Terdapat beberapa jenis kertas yang bisa digunakan untuk membuat layangan. Di antaranya yakni kertas minyak, kertas wajik, kertas koran, dan kertas buram.
Salah satu karyawan fotokopi di wilayah Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, Hendra mengatakan, kertas minyak menjadi salah satu jenis kertas yang paling sering digunakan untuk membuat layang-layang.
Sebab, karena kertas jenis ini sangat ringan dan mudah untuk dilem.
”Selain itu, kertas wajik hampir sama dengan kertas minyak. Pilihan warnanya lebih banyak bahkan ada yang mengkilat, jika dibuat layang-layang akan semakin indah,” ujar pria berusia 22 tahun itu.
Hendra menyebut, untuk membuat layang-layang sederhana bahan yang diperlukan tidaklah sulit dicari.
Untuk membuat kerangka layangan, dibutuhkan bilah bambu atau bilah tongkat sepanjang 51 centimeter (cm) dan 61 cm.
Material lainnya yakni benang, lem, dan, dan tentunya kertas layang-layang yang menjadi bahan utama pembuatan.
Kertas layangan harus ringan dan kuat. Ringan dan tipis agar mudah terbang. Selain itu, harus kuat karena terpaan angin yang kencang di atas sana, akan membuat kertas mudah robek.
”Layangan adalah salah satu jenis permainan yang menyenangkan dan digemari hingga sekarang. Selain harganya yang murah, bahan yang dipakai juga sangat mudah dijumpai di beberapa toko,” pungkas Hendra. (tar/bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin