Sepeda motor juga dikenal dengan kepraktisannya. Kendaraan ini juga irit bahan bakar dan bisa menyesuaikan berbagai kondisi jalan yang dilaluinya. Tak mengherankan bila kemudian banyak orang yang memilih sepeda motor sebagai teman untuk mobilitas sehari-hari.
Dibalik sejumlah keunggulan yang dimilikinya tersebut. Sepeda motor ternyata juga membutuhkan sentuhan perawatan yang ekstra. Tujuannya agar performa kendaraan tetap dalam kondisi baik.
Disisi lain perawatan berkala juga membuat usia pemakaian sepeda motor menjadi lebih. Salah satu aspek terpenting dalam perawatan sepeda motor yakni penggantian oli secara berkala.
Diibaratkan tubuh manusia, oli merupakan darah bagi mesin sepeda motor. Fungsinya melumasi komponen mesin agar terhindar dari gesekan berlebih, mendinginkan mesin, dan membersihkan kotoran.
Seiring waktu, oli yang ada di dalam mesin akan terkontaminasi oleh debu, kotoran, dan zat-zat kimia hasil pembakaran. Hal ini menyebabkan oli kehilangan kemampuannya idealnya. Bila diabaikan ini bisa berakibat fatal bagi mesin.
Diantara dampak fatal tersebut diantaranya penurunan kinerja mesin. Oli yang kotor tidak mampu melumasi mesin dengan baik. Ini membuat gesekan antar komponen meningkat. Hal ini mengakibatkan mesin terasa berat, akselerasi menurun, dan konsumsi bahan bakar boros.
Efek selanjutnya yakni bisa berakibat overheat. Oli juga berfungsi sebagai pendingin mesin. Oli yang kotor tidak dapat menyerap panas dengan baik, sehingga mesin mudah overheat. Kondisi ini dapat merusak komponen mesin dan berakibat fatal. Selain itu ketahanan mesin berkurang.
Gesekan berlebih akibat oli kotor menyebabkan keausan pada komponen mesin, seperti piston, ring piston, dinding silinder, dan poros engkol. Hal bisa berakibat memperpendek usia pemakaian mesin. Bila sampai aus maka membutuhkan biaya perbaikan yang mahal.
Efek lainnya konsumsi BBM menjadi boros. Saat oli tak rutin atau bahkan sering terlambat diganti dengan yang baru maka mesin seperti dipaksa bekerja lebih berat tanpa perlindungan masksimal.
Saat itulah proses pembakaran membutuhkan bahan bakar lebih banyak dibanding kondisi normalnya. Karena itu konsumsi bahan bakar menjadi boros. Agar sepeda motor lebih awet dan sempurna maka ganti oli secara rutin.
Ikuti anjuran pabrikan dalam buku panduan untuk mengganti oli. Biasanya, oli perlu diganti setiap 2.000-4.000 km atau 2-3 bulan sekali. Selain itu gunakan oli yang tepat. Pilih oli yang sesuai dengan spesifikasi mesin sepeda motor Anda.
Oil diformulasikan khusus untuk mesin motor dan memiliki berbagai pilihan kekentalan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Penting juga percayakan pada hhlinya.
Bawalah sepeda motor ke bengkel untuk mendapatkan ganti oli dan servis rutin. Merawat motor dengan benar dapat menambah performa sepeda motor. Selain itu usia pemakaiannya bisa lebih panjang. (*)
Editor : Niklaas Andries