Pasien Harus Merasa Aman, RSI Fatimah Banyuwangi Perkuat Skill Satpam

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 05:00 WIB
BIMTEK: Seluruh personel Satuan Pengamanan RSI Fatimah tengah praktik langsung diawasi anggota Polresta Banyuwangi. (Dok. RSI Fatimah)
BIMTEK: Seluruh personel Satuan Pengamanan RSI Fatimah tengah praktik langsung diawasi anggota Polresta Banyuwangi. (Dok. RSI Fatimah)

RADAR BANYUWANGI – Keamanan rumah sakit bukan sekadar soal menjaga pintu masuk, tetapi juga memastikan pasien, keluarga, pengunjung, dan tenaga kesehatan merasa aman selama berada di lingkungan pelayanan medis. Untuk memperkuat hal tersebut, Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Banyuwangi menggembleng seluruh personel Satuan Pengamanan (Satpam) melalui pembinaan teknis bersama personel Polresta Banyuwangi, Selasa (13/10) lalu.

Kegiatan yang berlangsung di Aula RSI Fatimah Banyuwangi itu menjadi langkah rumah sakit untuk meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, dan profesionalisme petugas keamanan. Pembinaan dilakukan melalui penyampaian materi serta praktik langsung agar personel Satpam semakin siap menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat dan tepat.

Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit memiliki kebutuhan pengamanan yang berbeda dari tempat publik lainnya. Selain menjaga ketertiban, petugas keamanan juga dituntut mampu bersikap tegas, humanis, dan responsif ketika berhadapan dengan pasien maupun pengunjung.

Karena itu, peningkatan kemampuan personel Satpam menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya lingkungan rumah sakit yang aman, tertib, dan nyaman.

Personel Polresta Banyuwangi Berikan Materi dan Praktik

Pembinaan teknis diawali dengan penyampaian materi oleh perwakilan Polresta Banyuwangi kepada seluruh personel Satpam RSI Fatimah. Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung untuk memperkuat pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab pengamanan.

Melalui kombinasi teori dan praktik, personel diharapkan tidak hanya memahami prosedur keamanan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan rumah sakit.

Kesiapsiagaan petugas menjadi perhatian utama, mengingat rumah sakit melayani masyarakat dengan beragam kebutuhan dan kondisi. Situasi yang membutuhkan pengendalian ketertiban harus ditangani secara tepat, tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan dan kenyamanan pasien.

Wakil Direktur Medis RSI Fatimah Banyuwangi, Ainur Rofiq ST MM, mengatakan keterlibatan personel Polresta Banyuwangi diharapkan dapat memperkuat pemahaman petugas mengenai fungsi dan tanggung jawab pengamanan.

“Karena kehadiran keamanan merupakan kebutuhan bagi sebuah rumah sakit,” tuturnya.

Menurut Ainur Rofiq, keberadaan petugas keamanan memiliki peran penting dalam menunjang operasional rumah sakit. Pengamanan yang baik membantu menciptakan suasana tertib sehingga pasien dan pengunjung dapat mengakses pelayanan dengan lebih nyaman.

Satpam Dituntut Tegas, Humanis, dan Responsif

Pembinaan teknis tersebut tidak hanya berfokus pada keterampilan pengamanan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan, kewaspadaan, serta sikap profesional seluruh personel Satpam RSI Fatimah Banyuwangi.

Dalam menjalankan tugas, petugas keamanan diharapkan mampu menyesuaikan pendekatan dengan situasi yang dihadapi. Ketegasan diperlukan untuk menjaga aturan dan ketertiban, sedangkan pendekatan humanis penting agar pasien serta keluarga pasien tetap mendapatkan pelayanan yang nyaman.

Respons yang cepat dan tepat juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan petugas, terutama ketika muncul situasi yang berpotensi mengganggu keamanan di lingkungan rumah sakit.

“Kalau rumah sakit aman dan tertib maka kenyamanan pasien dan pengunjung meningkat,” imbuh Ainur Rofiq.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keamanan merupakan salah satu unsur pendukung mutu pelayanan kesehatan. Lingkungan yang tertib membantu tenaga medis menjalankan tugasnya sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang membutuhkan layanan.

Keamanan Jadi Bagian dari Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Melalui pembinaan teknis bersama Polresta Banyuwangi, RSI Fatimah berharap seluruh personel Satpam semakin siap menjalankan tugas pengamanan secara optimal. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan turut mendukung kelancaran aktivitas pelayanan dan menjaga ketertiban di lingkungan rumah sakit.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen RSI Fatimah Banyuwangi dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga memperhatikan keamanan dan kenyamanan pasien, keluarga pasien, pengunjung, serta tenaga kesehatan.

Dengan personel keamanan yang terlatih, disiplin, dan profesional, rumah sakit diharapkan mampu menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih kondusif. Sebab, rasa aman merupakan salah satu fondasi penting agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan tenang. (*/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
RSI Fatimah Banyuwangi pembinaan teknis Satpam keamanan rumah sakit kenyamanan pasien polresta banyuwangi