64 Korban Tewas, RFEF Ambil Keputusan Darurat Soal Copa

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:30 WIB
Pemandangan lokasi kecelakaan kereta api di Toledo, Spanyol, yang menyebabkan penundaan Copa del Rey. (ANTARA)
Pemandangan lokasi kecelakaan kereta api di Toledo, Spanyol, yang menyebabkan penundaan Copa del Rey. (ANTARA)

RADAR BANYUWANGI - Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) resmi menunda 24 pertandingan putaran pertama Copa del Rey yang seharusnya bergulir Rabu (28/10) waktu setempat. 

Keputusan darurat ini diambil menyusul tragedi kecelakaan dua kereta cepat yang menewaskan sedikitnya 64 orang di Provinsi Toledo, Castilla-La Mancha.

Penundaan ini merupakan bentuk solidaritas dan penghormatan RFEF terhadap para korban jiwa dalam insiden transportasi tersebut.

Pihak federasi juga mengunggah simbol pita hitam di media sosial sebagai wujud belasungkawa nasional.

"Kami terkejut dengan kecelakaan tragis kereta api yang terjadi di Provinsi Toledo. RFEF ingin menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan orang-orang terkasih dari para korban," tulis pernyataan resmi RFEF.

Tragedi ini membuat Pemerintah Spanyol menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari.

Perdana Menteri Pedro Sanchez menyatakan seluruh negeri kini tengah berduka, sementara upaya penanganan korban dan keluarga yang terdampak menjadi prioritas utama saat ini.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Tragedi Kereta Spanyol RFEF Sepak Bola Spanyol Kecelakaan Kereta Toledo copa del rey