Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Kecelakaan Setahun, Menhub Spanyol Resmi Mundur

Lugas Rumpakaadi
Penulis: Lugas Rumpakaadi❯
Petugas darurat melakukan evakuasi pasca tabrakan kereta di Spanyol. (ANTARA)
Petugas darurat melakukan evakuasi pasca tabrakan kereta di Spanyol. (ANTARA)

Advertisement

RADAR BANYUWANGI - Menteri Transportasi Spanyol, Oscar Puente, resmi mengumumkan pengunduran dirinya pada Selasa (28/10). Keputusan ini diambil menyusul insiden kecelakaan kereta cepat di Toledo yang menewaskan 69 orang dan melukai sekitar 200 lainnya pekan lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Puente di hadapan Komisi Tetap Kongres. Ia menegaskan bahwa posisinya sebagai menteri tidak lagi dapat dipertahankan setelah terjadi dua kecelakaan besar dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

"Seorang Menteri Transportasi di negara seperti Spanyol tidak dapat terus menjabat setelah dua kecelakaan dalam waktu kurang dari setahun, sebagai bentuk tanggung jawab dan harga diri," tegas Puente dalam pernyataan resminya.

Advertisement

Puente menyebut langkah ini diambil sebagai bentuk martabat politik. Ia mengaku sempat berencana menunggu hasil penyelidikan awal sebelum memutuskan mundur dari jabatannya.

Selain melepas jabatan menteri, Puente memastikan tidak akan mencalonkan diri sebagai kandidat utama Partai Pekerja Sosialis Spanyol di Valladolid. Pemilihan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 29 November mendatang.

Dalam kesempatan itu, Puente juga menanggapi kritik terkait infrastruktur kereta api. Ia membantah tuduhan bahwa pemerintah menelantarkan jalur kereta cepat Madrid-Seville.

Advertisement

Ia memaparkan bahwa pemerintah telah meluncurkan program modernisasi besar-besaran untuk jalur tersebut. Nilai investasi yang dikucurkan mencapai 780 juta euro atau sekitar Rp15,83 triliun.

Kecelakaan tragis di dekat Urda, Provinsi Toledo, terjadi saat kereta cepat Renfe menabrak bagian belakang kereta Iryo yang sedang berhenti. Gangguan pada sistem perlindungan kereta otomatis diduga menjadi pemicu awal rangkaian tersebut berhenti mendadak.

Petugas pengendali kereta sempat memberikan izin bagi kereta Renfe untuk kembali melaju dengan kecepatan normal sebelum insiden tabrakan terjadi. Sebelumnya, kecelakaan serupa di jalur Madrid-Seville pada Januari lalu juga merenggut 46 nyawa.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemlu RI: Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Kereta di Spanyol

Kemlu RI: Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Kereta di Spanyol

Kemlu RI pastikan belum ada WNI yang menjadi korban dalam insiden kecelakaan kereta di Spanyol. KBRI Madrid terus memantau proses identifikasi.

Tabrakan Kereta di Spanyol: 60 Orang Hilang, 70 Tewas

Tabrakan Kereta di Spanyol: 60 Orang Hilang, 70 Tewas

Tabrakan kereta di Toledo, Spanyol, tewaskan 70 orang. 60 penumpang masih hilang, pemerintah tetapkan masa berkabung nasional 3 hari.

3 Warga Italia Hilang dalam Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol

3 Warga Italia Hilang dalam Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol

Tiga warga Italia dilaporkan hilang usai insiden tabrakan kereta cepat di Spanyol. Tim SAR terus melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer