RADARBANYUWANGI.ID - Suasana haru menyelimuti Masjidilharam saat ratusan jemaah haji asal Banyuwangi yang tergabung dalam Kloter 85 mulai mengakhiri kebersamaan mereka dengan Kota Suci Makkah. Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji, termasuk tawaf wada atau tawaf perpisahan, para jemaah bersiap melanjutkan perjalanan menuju Madinah pada Minggu (14/6).
Keberangkatan dilakukan sekitar pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Kloter 85 merupakan gabungan jemaah dari Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember yang telah menyelesaikan seluruh tahapan ibadah wajib maupun sunnah selama berada di Makkah.
Tawaf wada menjadi momen paling emosional bagi para jemaah. Ibadah yang dilakukan dengan mengelilingi Kakbah untuk terakhir kalinya sebelum meninggalkan Makkah tersebut menjadi simbol perpisahan sekaligus ungkapan syukur atas kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.
Malam sebelum keberangkatan, ribuan jemaah memadati area Masjidilharam untuk melaksanakan tawaf wada. Di tengah lantunan doa dan zikir, banyak jemaah yang tampak larut dalam suasana haru saat menatap Kakbah untuk terakhir kalinya sebelum meninggalkan kota suci.
Selain fokus pada persiapan spiritual, para jemaah juga menjalani tahapan teknis keberangkatan. Koper besar dikumpulkan lebih dahulu di lobi hotel untuk kemudian diangkut menggunakan bus logistik menuju Madinah. Proses tersebut berlangsung tertib di bawah pengawasan petugas haji.
Ketua Rombongan 7 KBIHU Sabilillah Banyuwangi, Akhmad Kholid Askandar, memastikan seluruh jemaah dalam rombongannya berada dalam kondisi baik dan siap melanjutkan perjalanan.
“Alhamdulillah seluruh jamaah telah menyelesaikan tawaf wada dengan lancar. Koper besar juga sudah dikumpulkan sesuai arahan petugas. Jamaah tinggal membawa tas kabin dan perlengkapan yang diperlukan selama perjalanan menuju Madinah,” ujarnya.
Menurut Kholid, para jemaah sebelumnya telah mendapatkan pembekalan terkait jadwal keberangkatan, tata tertib perjalanan, hingga berbagai hal teknis yang perlu diperhatikan selama perpindahan dari Makkah menuju Madinah.
Persiapan yang matang tersebut diharapkan mampu meminimalkan kendala selama perjalanan darat yang diperkirakan memakan waktu sekitar enam hingga tujuh jam.
Ketua Regu 3 Rombongan 6, Khoirul Muklis, mengatakan seluruh jemaah telah siap mengikuti perjalanan sesuai jadwal yang ditetapkan.
“Insyaallah seluruh jemaah siap berangkat. Semoga perjalanan menuju Madinah berjalan lancar dan semua jamaah tetap sehat,” katanya.
Perjalanan menuju Madinah menjadi fase berikutnya dalam rangkaian ibadah haji. Meski seluruh rukun haji telah selesai dilaksanakan, para jemaah masih memiliki sejumlah agenda ibadah yang menjadi bagian penting dari pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci.
Setibanya di Madinah, jemaah dijadwalkan memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi, salah satu masjid paling mulia dalam Islam. Selain itu, mereka juga akan berziarah ke makam Rasulullah SAW dan mengunjungi sejumlah situs bersejarah yang memiliki nilai penting dalam perjalanan dakwah Islam.
Bagi banyak jemaah, perjalanan dari Makkah menuju Madinah bukan sekadar perpindahan lokasi. Momen tersebut menjadi babak baru untuk memperdalam pengalaman spiritual sekaligus menutup rangkaian ibadah haji dengan penuh rasa syukur dan harapan agar menjadi haji yang mabrur. (aif)
Editor : Ali Sodiqin