Proses pembongkaran berjalan mulai Rabu (24/7) lalu. Selanjutnya, muatan beras tersebut langsung dipindahkan ke truk-truk yang sudah disiapkan oleh Bulog.
Hingga Senin (29/7) proses pembongkaran masih berjalan. ”Ini kapal kedua yang tiba di sini (Pelabuhan Tanjung Wangi) selama bulan Juli. Sebelumnya ada kapal MV Jadecastle yang membawa 7.100 beras impor dan sudah menyelesaikan,” ujar Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Tanjung Wangi Budi Sanjoyo.
Budi menambahkan, proses bongkar beras sempat mengalami kendala. Apalagi, saat ini cuaca kerap berubah. Kendala sering dihadapi para pekerja saat pembongkaran di sif 3, yaitu pada pukul 00.00 sampai pukul 08.00.
”Dua hari ini sif 3 selalu hujan sehingga mengganggu proses pembongkaran. Ditambah lagi pengiriman ini ke gudang Jember,” jelasnya.
Sesuai jadwal, pembongkaran beras dari kapal Vietnam ini akan berlangsung sampai Rabu (31/7) besok. Budi berharap kondisi cuaca tidak mengganggu proses pembongkaran terlalu lama. Sebab, di depan MV Sunrise 69 sudah ada kapal Hong Hai Star yang juga mengangkut beras impor.
Kapal itu memiliki muatan 3.750 ton beras yang akan langsung dibongkar selepas kapal MV Sunrise 69. Hingga Senin pagi (29/7), sudah 2.700 beras yang dibongkar atau kurang dari separo total muatan MV Sunrise 69.
”Jadwalnya tanggal 31 malam selesai, setelah itu ganti kapal baru,” tandas Budi. (fre/aif/c1)
Editor : Niklaas Andries