Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

PSIS Semarang Ganti Nahkoda, Andri Ramawi Mundur di Tengah Tekanan Degradasi

Niklaas Andries • Jumat, 17 April 2026 | 12:47 WIB
GANTI PELATIH: PSIS Semarang resmi ditingglkan Andri Ramawi (PSIS Semarang)
GANTI PELATIH: PSIS Semarang resmi ditingglkan Andri Ramawi (PSIS Semarang)

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar mengejutkan datang dari PSIS Semarang yang tengah berjuang menghindari jeratan zona playoff degradasi Pegadaian Championship 2025 2026. Manajemen klub secara resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Andri Ramawi melalui akun media sosial pada Rabu (15/4).

Dalam pernyataan singkat, manajemen menyebut bahwa Andri Ramawi mengundurkan diri dari jabatannya. Untuk sementara, posisi pelatih kepala akan diisi oleh asisten pelatih Anang Dwita sebagai caretaker.

“Pelatih Andri Ramawi mengundurkan diri dari jabatan pelatih kepala PSIS Semarang dan tim akan dipimpin sementara oleh Anang Dwita,” demikian pernyataan resmi klub. Manajemen juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan selama menangani tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut.

Baca Juga: Harga Manggis Banyuwangi Tembus Rp 80 Ribu per Kg, Petani Panen Untung Setelah Sempat Anjlok

Meski demikian, pihak klub tidak mengungkapkan secara rinci alasan di balik keputusan tersebut. Perwakilan manajemen, Raka Arya, menyebut bahwa pengunduran diri ini dilatarbelakangi alasan pribadi. Ia juga mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut menyusul mundurnya Direktur Teknik Angel Alfredo Vera dari klub.

“Coach Andri mundur karena alasan personal, mengikuti Alfredo Vera yang juga lebih dulu mengundurkan diri,” ujar Raka Arya.

Baca Juga: Kapolresta Banyuwangi Ingatkan Anggota: Jangan Abaikan Salat di Tengah Tugas Negara

Secara terpisah, Andri Ramawi juga menyampaikan pesan perpisahan melalui akun media sosial pribadinya. Ia mengaku bangga pernah menjadi bagian dari PSIS dan berharap tim mampu bertahan di kompetisi tanpa harus melalui jalur playoff degradasi.

Saat ini, PSIS masih berjuang di papan bawah klasemen Grup Timur. Dengan tiga pertandingan tersisa, mereka berada di peringkat kedelapan dengan koleksi 20 poin, hanya terpaut tiga angka dari Persiba Balikpapan yang menempati posisi kesembilan, batas zona playoff degradasi.

Dari total 24 pertandingan yang telah dilakoni, PSIS mencatatkan lima kemenangan, lima hasil imbang, dan 14 kekalahan, sebuah catatan yang menunjukkan inkonsistensi sepanjang musim.

Tantangan berat pun sudah menanti di tiga laga penentuan. PSIS dijadwalkan bertandang ke markas Persipura Jayapura pada Sabtu (18/4), kemudian menjamu Kendal Tornado FC (25/4), dan menutup musim dengan laga tandang melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo (2/5).

Pergantian pelatih di fase krusial ini menjadi ujian besar bagi PSIS. Konsistensi dan mental bertanding akan menjadi kunci jika Mahesa Jenar ingin menghindari ancaman degradasi di akhir musim. (*)

Editor : Niklaas Andries
#Pegadaian Champion 2025 2026 #psis semaramg