RADARBANYUWANGI.ID – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menepis anggapan bahwa Manchester United merupakan lawan yang mudah dikalahkan. Ia justru mengingatkan anak asuhnya agar mewaspadai intensitas permainan Setan Merah menjelang duel penting kedua tim di Liga Champions.
Atletico Madrid akan menjamu Manchester United dalam pertandingan yang menuntut konsentrasi tinggi. Meski performa kedua tim sedang bertolak belakang, Simeone menilai klub Inggris tersebut tetap memiliki kualitas untuk merepotkan timnya.
Atletico datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memenangi empat pertandingan terakhir secara beruntun. Salah satu hasil positif itu adalah kemenangan 2-1 atas rival sekota, Real Madrid, dalam laga kandang pada 20 September.
Sebaliknya, Manchester United masih kesulitan menemukan konsistensi. Klub berjuluk Setan Merah itu hanya mampu memenangi dua dari delapan pertandingan di semua kompetisi musim ini. Situasi tersebut membuat tekanan terhadap pelatih Michael Carrick semakin meningkat.
Namun, Simeone tidak ingin timnya terlena oleh catatan buruk calon lawan. Menurut dia, Manchester United memiliki karakter permainan agresif yang bisa menjadi ancaman serius.
Diego Simeone Waspadai Intensitas Manchester United
Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Senin, Simeone menyoroti cara Manchester United menekan lawan, terutama ketika pertandingan berlangsung di wilayah pertahanan lawan.
Pelatih asal Argentina itu menilai Setan Merah mempunyai intensitas tinggi, pergerakan pemain yang cerdas, serta kecepatan yang dapat menyulitkan Atletico Madrid.
Manchester United juga dinilai mampu memanfaatkan fase awal tekanan untuk mengganggu upaya lawan membangun serangan dari belakang.
Simeone menegaskan, Atletico harus mampu mengantisipasi tekanan tersebut dengan permainan kolektif dan pengelolaan tenaga yang tepat.
Menurut dia, pertandingan di kompetisi Eropa tidak bisa dimenangi hanya dengan mengandalkan keunggulan di atas kertas. Setiap tim harus mampu mengumpulkan poin, baik saat bermain di kandang maupun ketika bertandang.
Karena itu, Atletico dituntut menjaga keseimbangan permainan. Soliditas pertahanan harus berjalan beriringan dengan efektivitas serangan agar mereka tidak memberikan ruang bagi Manchester United untuk berkembang.
Simeone juga mengingatkan bahwa pertandingan bisa berlangsung panjang dan menguras energi. Pengaturan tempo serta kemampuan menjaga organisasi tim akan menjadi faktor penting dalam upaya Atletico meraih hasil maksimal.
Atletico Madrid Berpeluang Tampil dengan Skuad Lengkap
Selain memiliki modal empat kemenangan beruntun, Atletico Madrid juga mendapatkan keuntungan dari kondisi skuad yang relatif ideal.
Tidak ada masalah kebugaran baru yang dilaporkan setelah pertandingan La Liga melawan Alaves pada Sabtu. Dengan kondisi tersebut, Simeone diperkirakan dapat mengandalkan hampir seluruh pemain utamanya saat menghadapi Manchester United.
Situasi berbeda justru dialami tim tamu. Manchester United dipastikan kehilangan Benjamin Sesko dan Patrick Dorgu untuk pertandingan Liga Champions tersebut.
Bek Matthijs de Ligt memang telah kembali mengikuti latihan. Namun, belum ada kepastian apakah pemain asal Belanda itu akan masuk dalam daftar skuad untuk pertandingan di Spanyol. Sementara itu, Noussair Mazraoui, Kobbie Mainoo, dan Luke Shaw masih diragukan tampil.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan tambahan bagi Carrick dalam menentukan komposisi tim dan strategi yang tepat. Jika sejumlah pemain yang diragukan tidak dapat tampil, Manchester United harus menyiapkan alternatif untuk menjaga keseimbangan permainan.
Tekanan terhadap Michael Carrick Meningkat
Performa Manchester United yang belum stabil turut memunculkan kekhawatiran mengenai masa depan Carrick di kursi pelatih.
Mantan pemain Arsenal dan timnas Inggris, Paul Merson, bahkan mengungkapkan kekhawatirannya terhadap situasi yang dihadapi Carrick. Ia menggambarkan periode yang akan datang sebagai pekan yang berpotensi menjadi sangat berat bagi pelatih Setan Merah tersebut.
Meski demikian, tekanan di luar lapangan tidak serta-merta membuat Manchester United kehilangan peluang untuk memberikan perlawanan. Pertandingan melawan Atletico justru menjadi kesempatan bagi mereka untuk membuktikan bahwa performa sebelumnya bukan gambaran utuh kekuatan tim.
Bagi Atletico, tantangannya adalah mengubah tren positif menjadi hasil nyata di panggung Eropa. Sementara bagi Manchester United, laga ini menjadi ujian untuk memperbaiki konsistensi sekaligus meredam tekanan yang terus meningkat.
Simeone sudah mengirimkan peringatan kepada timnya: Manchester United tidak boleh diremehkan hanya karena sedang mengalami masa sulit. Intensitas, kecepatan, dan tekanan agresif mereka tetap harus diantisipasi sejak menit pertama. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi