Prediksi Sassuolo vs AC Milan: Rossoneri Terancam Terpeleset, Skor 2-2?

Niklaas Andries • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:46 WIB
KETAT: Sasuolo akan menjamu AC Milan (Sassuolo)
KETAT: Sasuolo akan menjamu AC Milan (Sassuolo)

RADARBANYUWANGI.ID – AC Milan berambisi melanjutkan tren positif di Serie A 2026-2027 saat bertandang ke markas Sassuolo pada Minggu. Namun, misi membawa pulang tiga poin diperkirakan tidak berjalan mudah. Sassuolo punya rekam jejak merepotkan Rossoneri, bahkan kerap menjadi batu sandungan ketika tim-tim besar Italia datang berkunjung.

Milan memang belum terkalahkan di Serie A musim ini. Tim besutan Ruben Amorim telah mengoleksi 11 poin dari lima pertandingan dan kini berada dua poin di belakang pemuncak klasemen sementara, AS Roma.

Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Lecce pada pertandingan terakhir menjadi modal penting bagi Milan sebelum jeda internasional. Hasil itu sekaligus mengakhiri rentetan tiga pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi.

Namun, ada pekerjaan rumah yang belum selesai. Milan masih harus membuktikan konsistensi permainan mereka, terutama ketika menghadapi lawan yang mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan. Sassuolo menjadi ujian yang tepat untuk mengukur sejauh mana perkembangan Rossoneri di bawah arahan Amorim.

Sassuolo Punya Modal untuk Merepotkan Milan

Sassuolo bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Meski sempat menelan kekalahan mengejutkan dari Monza, performa tim asuhan Alberto Aquilani tetap menyimpan ancaman.

Sebelum jeda internasional, Sassuolo mencuri perhatian setelah menundukkan Juventus dengan skor 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Sayangnya, momentum tersebut tidak bertahan lama karena mereka kemudian takluk 1-2 dari Monza. Hasil itu membuat Sassuolo menempati peringkat ke-10 klasemen sementara Serie A.

Meski demikian, catatan kandang mereka cukup mengesankan. Sejak era Fabio Grosso, Sassuolo telah memenangkan delapan dari 11 pertandingan kandang terakhir di Serie A.

Hanya Inter Milan dan AS Roma yang mencatatkan kemenangan kandang lebih banyak dalam periode tersebut. Statistik itu menjadi peringatan bagi Milan. Apalagi, Rossoneri tidak pernah menang dalam tiga pertemuan terakhir melawan Sassuolo di Serie A.

Kekalahan pada lawatan terakhir ke Stadion Mapei juga menjadi bagian dari periode buruk Milan menjelang akhir musim sebelumnya, yang berujung pada kegagalan mengamankan tiket Liga Champions.

Dalam sembilan pertemuan terakhir di Serie A, Sassuolo hanya dua kali kalah dari Milan. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa perbedaan reputasi dan kualitas skuad tidak selalu menentukan hasil akhir.

Diego Moreira Jadi Senjata Baru Rossoneri

Milan datang dengan kepercayaan diri yang meningkat setelah mengalahkan Lecce. Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Diego Moreira.

Pemain yang direkrut pada bursa transfer musim panas itu telah mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan terakhirnya. Ia hanya membutuhkan 127 menit bermain di Serie A untuk mengoleksi tiga gol tersebut.

Produktivitas itu membuat Moreira berpeluang kembali menjadi pilihan utama Amorim, terutama setelah Alexis Saelemaekers mengalami cedera pergelangan kaki.

Saelemaekers diperkirakan harus menepi hingga awal tahun depan. Sementara itu, Pervis Estupinan berpeluang pulih dari cedera terkilir pada lutut yang dialaminya ketika membela Ekuador.

Dengan mayoritas pemain lain tersedia, Amorim diperkirakan tidak akan banyak mengubah komposisi tim yang mengalahkan Lecce.

Goncalo Ramos kemungkinan tetap menjadi ujung tombak. Sementara itu, persaingan untuk mengisi posisi pendukung penyerang tengah diperkirakan berlangsung ketat.

Milan juga perlu memperbaiki koordinasi pertahanan. Hasil imbang 1-1 melawan Juventus dan 2-2 kontra Lazio memperlihatkan bahwa mereka masih bisa kehilangan kendali ketika menghadapi tekanan lawan.

Kekalahan 0-2 dari Benfica di kompetisi Eropa turut menjadi pengingat bahwa performa positif di liga belum sepenuhnya mencerminkan kestabilan permainan Milan.

Domenico Berardi, Ancaman Utama Sassuolo

Di kubu tuan rumah, Domenico Berardi tetap menjadi pemain yang paling patut diwaspadai. Penyerang sayap tersebut memiliki catatan impresif ketika menghadapi Milan. Termasuk gol pembuka dalam kemenangan 2-0 Sassuolo pada Mei lalu, Berardi telah mengemas 12 gol dalam 20 pertandingan liga melawan Rossoneri.

Angka itu menegaskan bahwa Berardi bukan sekadar pemain sayap biasa bagi Sassuolo. Ia memiliki pengalaman dan naluri mencetak gol yang bisa mengubah jalannya pertandingan.

Berardi diperkirakan mengisi sisi kanan dalam formasi tiga penyerang. Sebastiano Esposito dan Kieron Bowie bersaing untuk menempati posisi penyerang tengah, dengan Armand Lauriente berpeluang mengisi sektor kiri.

Namun, Aquilani menghadapi persoalan kebugaran pemain yang belum sepenuhnya teratasi meski kompetisi sempat berhenti selama tiga pekan.

Fali Cande, Edoardo Pieragnolo, Ismael Kone, dan Jay Idzes masih harus absen. Kiper Arijanet Muric berpeluang kembali setelah melewatkan dua pertandingan terakhir Kosovo di UEFA Nations League. Sementara itu, Daniel Boloca, Cristian Volpato, dan Sebastian Walukiewicz masih diragukan tampil.

Panjang daftar cedera tersebut bisa memengaruhi kedalaman skuad Sassuolo, terutama jika pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi hingga babak kedua.

Perkiraan Susunan Pemain Sassuolo vs AC Milan

Sassuolo (4-3-3): Muric; Cinquegrano, Caleta-Car, Leysen, Doig; Bakola, Matic, Thorstvedt; Berardi, Esposito, Lauriente.

AC Milan (3-4-2-1): Maignan; Gila, De Winter, Pavlovic; Chukwueze, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Pulisic, Moreira; Ramos.

Prediksi skor: Sassuolo 2-2 AC Milan.

Pertandingan ini berpotensi berlangsung lebih terbuka daripada yang diharapkan Milan. Rossoneri mempunyai kualitas individu dan momentum positif, tetapi Sassuolo terbukti mampu meningkatkan level permainan ketika berhadapan dengan klub-klub besar.

Keberadaan Berardi juga menjadi faktor penting. Rekornya saat menghadapi Milan membuat tuan rumah memiliki alasan kuat untuk percaya diri, terlebih mereka bermain di Stadion Mapei.

Di sisi lain, produktivitas Moreira dan ketajaman Ramos dapat memberikan jawaban bagi Milan. Jika mampu menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan, Rossoneri berpeluang membawa pulang hasil positif.

Namun, catatan pertemuan yang kurang menguntungkan dan sejumlah masalah dalam menjaga stabilitas pertahanan membuat kemenangan tandang bukan perkara mudah.

Hasil imbang menjadi skenario yang masuk akal. Milan berpeluang melanjutkan catatan tidak terkalahkan di Serie A, tetapi Sassuolo memiliki cukup senjata untuk menggagalkan ambisi Rossoneri meraih tiga poin. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Serie a 2026-2027 Domenico Berardi Sassuolo vs AC Milan prediksi Sassuolo vs AC Milan Ruben Amorim