RADARBANYUWANGI.ID – Piala Dunia 2026 resmi bergulir mulai 12 Juni hingga 20 Juli 2026 dengan menghadirkan total 104 pertandingan dan 48 negara peserta. Seiring antusiasme publik yang terus meningkat, pertanyaan mengenai siapa pemegang hak siar resmi di Indonesia dan bagaimana cara menonton seluruh pertandingan menjadi salah satu topik yang paling banyak dicari menjelang kick-off turnamen.
Bagi penggemar sepak bola Tanah Air, kabar baiknya adalah seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 dapat disaksikan secara legal melalui siaran televisi nasional maupun platform streaming digital. Dengan demikian, masyarakat tidak harus bergantung pada televisi konvensional untuk menikmati aksi para bintang dunia seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Kylian Mbappe.
Piala Dunia 2026 menjadi edisi paling besar sepanjang sejarah. Untuk pertama kalinya, FIFA menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 negara. Dampaknya, jumlah pertandingan melonjak menjadi 104 laga yang berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Turnamen yang berlangsung selama lebih dari satu bulan itu melibatkan 1.248 pemain dari enam konfederasi dunia. UEFA menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan 16 negara, disusul Afrika (CAF) 10 tim, Asia (AFC) 9 tim, CONMEBOL dan CONCACAF masing-masing 6 tim, serta Oseania (OFC) satu wakil.
Selain menjadi panggung negara-negara terbaik dunia, Piala Dunia 2026 juga mencatatkan sejarah tersendiri. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo kembali tampil dalam putaran final keenam mereka secara beruntun sejak 2006. Catatan serupa juga ditorehkan kiper veteran Meksiko, Guillermo Ochoa.
TVRI Jadi Pemegang Hak Siar Resmi
Di Indonesia, seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 disiarkan oleh TVRI sebagai pemegang hak siar resmi. Sebanyak 104 pertandingan mulai fase grup hingga final dapat dinikmati melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Artinya, masyarakat bisa menyaksikan seluruh laga secara gratis melalui siaran televisi terestrial, baik menggunakan TV analog yang dilengkapi Set Top Box (STB) maupun televisi digital.
Jangkauan siaran TVRI yang telah mencakup hampir seluruh wilayah Indonesia membuat akses masyarakat terhadap turnamen ini semakin mudah. Menjelang dimulainya Piala Dunia, kualitas siaran juga telah dioptimalkan, termasuk di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Bagi pemirsa yang belum menemukan kanal TVRI di perangkat televisinya, solusi paling sederhana adalah melakukan pemindaian ulang atau scan ulang saluran digital.
Tak Punya TV? Ada Alternatif Streaming Resmi
Perubahan gaya konsumsi media membuat banyak penggemar sepak bola kini lebih memilih menonton melalui smartphone, tablet, laptop, atau smart TV. Karena itu, selain tayang di TVRI, seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 juga tersedia melalui layanan streaming resmi.
Salah satu platform yang menyediakan seluruh pertandingan adalah FolaPlay. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengakses 104 pertandingan secara langsung, termasuk tayangan ulang, cuplikan gol, highlight pertandingan, hingga program editorial khusus Piala Dunia.
Paket berlangganan yang tersedia terdiri dari Paket Bola Gembira 7 Hari seharga Rp25.000 dan Paket Bola Gembira Full seharga Rp85.000. Aplikasi tersebut sudah tersedia dan dapat diunduh melalui Play Store.
Selain itu, pelanggan Telkomsel juga memperoleh alternatif lain melalui layanan MAXStream TV. Operator seluler tersebut menghadirkan paket khusus bertajuk Bola Gembira MAXStream TV yang memberikan akses streaming pertandingan beserta berbagai konten premium terkait Piala Dunia 2026.
Paket tersebut dapat dibeli melalui aplikasi MyTelkomsel dan memungkinkan pelanggan menikmati seluruh pertandingan tanpa harus bergantung pada jadwal tayangan televisi.
Format Baru, Lebih Banyak Pertandingan
Bertambahnya jumlah peserta membuat format kompetisi Piala Dunia 2026 mengalami perubahan signifikan. Babak gugur kini dimulai dari fase 32 besar.
Sebanyak 32 tim akan lolos dari fase grup yang terdiri atas para juara grup, runner-up, dan sejumlah peringkat ketiga terbaik. Sistem baru ini membuat persaingan semakin panjang sekaligus menambah jumlah pertandingan yang dapat dinikmati para penggemar sepak bola dunia.
Dengan kombinasi siaran gratis melalui TVRI dan layanan streaming digital yang semakin mudah diakses, masyarakat Indonesia memiliki banyak pilihan untuk mengikuti seluruh perjalanan Piala Dunia 2026, mulai dari laga pembuka hingga partai final pada 20 Juli mendatang. (*)
Editor : Ali Sodiqin