RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya menghadirkan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui inspeksi langsung menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) di wilayah Daop 6 Yogyakarta, Rabu (11/2/2026).
Inspeksi dipimpin Direktur Operasi KAI Awan Hermawan Purwadinata bersama Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI Rafli Yandra.
Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan operasional selama 22 hari masa Angkutan Lebaran, yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026.
“Inspeksi ini bertujuan memantau dan memastikan kesiapan operasional KAI Daop 6 selama 22 hari masa Angkutan Lebaran,” ujar Awan.
Ia menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem.
“Keselamatan menjadi prioritas utama kita, tetap tingkatkan kewaspadaan dan koordinasi mengingat prediksi curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi,” tegasnya.
Rafli menambahkan, kesiapan pelayanan mencakup seluruh lini, mulai dari sarana, prasarana, fasilitas pendukung, hingga sumber daya manusia (SDM).
“KAI Daop 6 Yogyakarta telah melakukan berbagai persiapan, termasuk rampcheck bersama DJKA, cek lintas, dan sinergi dengan pemangku kepentingan terkait,” katanya.
Ia juga mendorong seluruh insan KAI untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menjelaskan bahwa sebanyak 46 petugas prasarana ekstra, 52 petugas pengamanan ekstra, dan 28 petugas customer service mobile telah disiagakan.
Selain itu, KAI mengoperasikan 12 KA Tambahan Lebaran dengan penjualan tiket dibuka sejak 11 Februari 2026.
KAI Daop 6 memproyeksikan 578.700 penumpang selama Lebaran 2026, meningkat 8 persen dibanding tahun sebelumnya.
Hingga 11 Februari 2026, sebanyak 131.622 tiket atau 23 persen dari kapasitas telah terjual.
Editor : Lugas Rumpakaadi