Gelandang asal Uruguay tersebut mencetak hattrick di babak pertama yang membawa Los Blancos menguasai jalannya pertandingan di Santiago Bernabeu.
Catatan tersebut juga membuat Valverde menjadi pemain Uruguay pertama yang mencetak tiga gol dalam satu pertandingan Liga Champions.
Madrid Bangkit di Tengah Keraguan
Menjelang laga ini, suasana di kalangan pendukung Madrid sempat diliputi keraguan. Tim raksasa Spanyol itu baru saja menunjuk pelatih baru yang belum teruji dan sempat menelan dua kekalahan beruntun di liga domestik.
Bahkan pada akhir pekan sebelumnya, Madrid hanya mampu mengalahkan Celta Vigo berkat gol pantulan di menit akhir.
Namun malam di Bernabeu menjadi panggung gemilang bagi Valverde.
“Ini luar biasa. Anda selalu memimpikan malam seperti ini,” ujar Valverde usai pertandingan.
“Saya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan setim yang memberi saya kepercayaan diri, juga staf pelatih dan semua orang yang tetap mendukung kami meski musim ini cukup sulit.”
Tiga Gol Indah Valverde
Gol pertama lahir pada menit ke-20 melalui serangan balik cepat. Valverde berhasil mengejar bola panjang, melewati kiper Gianluigi Donnarumma, lalu menuntaskan peluang dari sudut sempit.
Tujuh menit kemudian, gelandang berusia 27 tahun itu menggandakan keunggulan. Menerima umpan dari Vinicius Junior, ia melepaskan tembakan mendatar dengan kaki kiri yang bersarang ke gawang City.
Gol ketiga tercipta tiga menit sebelum turun minum. Valverde memanfaatkan umpan chip cerdik dari Brahim Diaz, melewati hadangan Marc Guehi, lalu menyambar bola dengan tendangan voli keras yang tak mampu dihentikan Donnarumma.
Gol tersebut menjadi salah satu momen paling spektakuler di Liga Champions musim ini.
City Kesulitan Bangkit
Di babak kedua, Madrid sebenarnya berpeluang memperbesar keunggulan setelah Donnarumma menjatuhkan Vinicius di kotak penalti. Namun tendangan penalti pemain Brasil itu berhasil ditepis oleh kiper asal Italia tersebut.
Meski demikian, Manchester City tetap kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.
Tim asuhan Pep Guardiola sempat memberikan ancaman di awal laga. Antoine Semenyo melepaskan tembakan ke arah gawang yang dijaga Thibaut Courtois, sementara Jeremy Doku beberapa kali mengirimkan umpan berbahaya ke depan gawang.
Bernardo Silva dan Nico O'Reilly juga sempat menciptakan peluang, tetapi pertahanan Madrid mampu meredamnya.
Di babak kedua, City hampir mencetak gol melalui Erling Haaland, namun intervensi krusial dari Antonio Rudiger berhasil menggagalkan peluang tersebut. Courtois juga melakukan penyelamatan penting untuk menghentikan peluang O'Reilly.
Leg Kedua Menanti di Manchester
Kemenangan 3-0 membuat Real Madrid berada di posisi sangat menguntungkan menjelang leg kedua yang akan digelar di Manchester pekan depan.
Sementara itu, Manchester City kini menghadapi tugas berat untuk membalikkan keadaan jika ingin tetap bertahan di Liga Champions musim ini.
Hasil ini juga menambah catatan buruk klub Inggris di ibu kota Spanyol setelah sehari sebelumnya Tottenham Hotspur dihancurkan Atletico Madrid dengan skor 5-2. (*)
Editor : Niklaas Andries