Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Profil Kirana Larasati: Aktris yang Pecahkan Rekor Selam 127,8 Meter di Tulamben Bali dan Cetak Sejarah MURI

Ali Sodiqin • Senin, 9 Maret 2026 | 12:30 WIB

Aktris Kirana Larasati terima penghargaan rekor MURI.
Aktris Kirana Larasati terima penghargaan rekor MURI.

RADARBANYUWANGI.ID - Dunia olahraga selam Indonesia kembali mencatat sejarah baru. Aktris sekaligus penyelam profesional Kirana Larasati berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menyelam hingga kedalaman 127,8 meter di perairan Tulamben.

Penyelaman ekstrem tersebut dilakukan pada 1 Maret 2026 dan membuatnya resmi mencetak rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). P

restasi itu sekaligus menjadikan Kirana sebagai perempuan pertama di Indonesia yang mampu menyelam lebih dari 120 meter.

Capaian tersebut tidak hanya menjadi tonggak pribadi bagi Kirana, tetapi juga menjadi pencapaian penting bagi dunia diving nasional, khususnya bagi perempuan yang ingin menekuni olahraga ekstrem ini.

Momen Tegang Sebelum Menyelam

Meski telah menjalani berbagai latihan intensif, Kirana mengaku tetap diliputi rasa gugup menjelang penyelaman bersejarah tersebut.

Ia menyadari bahwa penyelaman hingga kedalaman lebih dari 120 meter bukanlah hal yang mudah. Banyak variabel yang harus diperhitungkan secara matang, mulai dari kondisi arus laut, peralatan, hingga kesiapan fisik dan mental.

“Di hari H cukup lega, karena walaupun di persiapan sebelumnya saya latihan beberapa kali penyelaman, saya tetap merasa nervous. Banyak sekali variabel yang bisa salah dan risikonya memang tinggi,” ujar Kirana dalam media gathering di kawasan Petogogan, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, penyelaman tersebut merupakan pengalaman pertama melakukan deep dive sedalam itu di perairan Tulamben.

“Pada hari itu adalah hari pertama saya melakukan penyelaman yang sangat dalam di laut Tulamben, Bali. Jadi tentu saja nervous. Dan ketika selesai, leganya bukan main,” katanya.

Target Awal 125 Meter, Tembus 127,8 Meter

Awalnya, Kirana hanya menargetkan kedalaman 125 meter. Namun saat berada di bawah laut, ia merasa kondisinya masih cukup kuat untuk melanjutkan penyelaman lebih dalam.

Keputusan tersebut akhirnya membuatnya berhasil mencapai kedalaman 127,8 meter, melampaui target awal yang telah direncanakan.

“Sebenarnya target saya 125 meter. Ternyata sampai di bawah saya masih bisa push sedikit lagi menjadi 127,8 meter. Jadi lega, senang, dan bangga tentunya bisa kembali dengan selamat dan mencetak rekor,” ungkapnya.

Penyelaman tersebut memakan waktu sekitar 67 menit, termasuk proses turun, eksplorasi, serta dekompresi yang wajib dilakukan demi menjaga keselamatan penyelam.

Awal Cinta Dunia Diving

Kecintaan Kirana terhadap dunia selam ternyata berawal dari peristiwa dramatis yang mengguncang dunia pada 2018, yakni operasi penyelamatan 13 anak yang terjebak di gua Thailand.

Peristiwa yang dikenal luas sebagai Tham Luang cave rescue itu terjadi bersamaan dengan gelaran 2018 FIFA World Cup dan menyita perhatian global.

Kirana mengaku mengikuti perkembangan berita tersebut setiap hari dan merasa terinspirasi oleh para penyelam yang terlibat dalam misi penyelamatan.

“Saya mengikuti berita itu setiap hari dan saya terinspirasi. Saya berpikir ingin menjadi penyelam gua supaya suatu saat bisa berguna atau menyelamatkan orang,” ujarnya.

Tak lama setelah operasi penyelamatan tersebut berhasil, Kirana langsung mengambil lisensi menyelam.

Keputusan spontan itu menjadi awal perjalanan panjangnya di dunia diving.

Pandemi 2020 Jadi Titik Balik

Perjalanan Kirana di dunia selam semakin serius saat pandemi COVID-19 melanda dunia pada 2020. Ketika banyak aktivitas internasional terhenti, ia justru memanfaatkan waktu tersebut untuk memperdalam kemampuan menyelam.

Selama masa tersebut, Kirana menghabiskan banyak waktu menjelajahi berbagai lokasi penyelaman di Indonesia.

“Di 2020 saya hampir setiap bulan jarang pulang ke rumah, adanya di laut terus. Itu yang akhirnya mengasah skill saya sampai akhirnya tidak lama kemudian saya menjadi instruktur,” katanya.

Latihan intensif tersebut membuat kemampuan menyelamnya berkembang pesat hingga akhirnya ia menekuni level yang lebih tinggi, yakni technical diving.

Technical Diving, Level Paling Menantang

Technical diving dikenal sebagai salah satu cabang penyelaman paling menantang. Berbeda dengan penyelaman rekreasi biasa, teknik ini membutuhkan perencanaan yang sangat detail.

Para penyelam harus memperhitungkan berbagai aspek ilmiah seperti tekanan air, campuran gas, waktu dekompresi, hingga batas fisiologis tubuh manusia.

Menurut Kirana, dunia technical diving menuntut disiplin tinggi serta persiapan yang matang.

“Saya orangnya tidak mau hanya sekadar dapat lisensi lalu berhenti. Saya ingin menjadi yang terbaik. Jadi saya terus latihan sampai akhirnya bisa menembus di atas 120 meter,” ujarnya.

Rekor yang Diakui MURI

Direktur Museum Rekor Dunia Indonesia, Yusuf Ngadri, mengatakan bahwa pencapaian Kirana merupakan rekor penyelaman perempuan pertama yang dicatatkan oleh MURI.

“Ini adalah rekor selam perempuan yang pertama dicatatkan MURI. Sebelumnya belum pernah ada,” kata Yusuf.

Ia menjelaskan bahwa sebelum mencetak rekor di Tulamben, Kirana juga telah melakukan penyelaman hingga kedalaman 122 meter pada Januari 2026 di Pulau Sipadan.

Rekor tersebut kemudian berhasil dipecahkan oleh Kirana sendiri saat melakukan penyelaman di Tulamben.

“Yang terakhir kami catat dan divalidasi oleh tim MURI adalah 127 meter dengan waktu penyelaman 67 menit,” jelasnya.

Inspirasi bagi Perempuan Indonesia

Pencapaian Kirana Larasati menjadi bukti bahwa perempuan juga mampu menorehkan prestasi di bidang olahraga ekstrem.

MURI berharap rekor tersebut dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk mengenal dunia selam sekaligus memacu perempuan Indonesia agar berani menantang batas kemampuan diri.

“Semoga ini memotivasi dan menginspirasi bahwa olahraga selam meskipun berisiko tinggi tetap bisa dilakukan dengan aman dan berprestasi. Perempuan pun bisa,” kata Yusuf.

Prestasi Kirana Larasati bukan hanya sekadar catatan rekor. Lebih dari itu, kisahnya menunjukkan bahwa dedikasi, keberanian, serta kerja keras dapat membawa seseorang melampaui batas yang sebelumnya dianggap mustahil.

Dari dunia hiburan hingga kedalaman laut lebih dari 120 meter, Kirana membuktikan bahwa mimpi besar bisa dicapai jika dijalani dengan tekad dan disiplin. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#profil Kirana Larasati #MURI diving Indonesia #penyelam perempuan Indonesia #kirana larasati #technical diving Indonesia #rekor selam Kirana Larasati #selam Tulamben Bali