RADARBANYUWANGI.ID - Tim Ferrari mengakhiri F1 Grand Prix Australia 2026 dengan hasil yang lebih baik dari ekspektasi, posisi ketiga dan keempat melalui Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, meski harus mengakui bahwa keputusan strategis di tengah balapan pada akhirnya merugikan mereka.
Kepala Tim Fred Vasseur menyebut awal balapan hari Minggu (8/3/2024) sebagai salah satu sajian terbaik F1 dalam sepuluh tahun terakhir.
Leclerc tampil gemilang sejak lampu start padam, melesat dari posisi keempat ke pimpinan balapan dalam sekejap sebelum terlibat duel sengit multi-lap dengan Russell.
Ferrari memilih tidak masuk pit saat Virtual Safety Car pertama muncul, sebuah keputusan yang pada akhirnya membuat mereka kehilangan banyak waktu ketika harus masuk pit dalam kondisi balapan normal.
"Kami cukup kuat di balapan, yang menjadi hal positif mengingat ekspektasi kami kemarin tidak terlalu tinggi. Saya melakukan start yang bagus dan belajar banyak di lap-lap pembuka. Sayangnya kami tidak punya kecepatan untuk mempertahankan posisi pertama di kemudian hari," ujar Leclerc.
Ia menegaskan Ferrari akan terus memacu pengembangan untuk menutup celah dari Mercedes menjelang GP China pekan depan.
Hamilton pun mengungkapkan kepuasannya atas performa di balapan perdana bersama Ferrari musim ini.
"Saya merasa switched on dari lap pertama dan sepanjang balapan semakin memahami mobil. Masih banyak yang harus dipelajari, tapi jelas kami ada dalam persaingan," katanya.
Vasseur mengakui kalah strategi, namun menyoroti hal yang lebih positif.
"Start balapan dan sepuluh lap pertama adalah yang paling mengasyikkan dalam sepuluh tahun terakhir, bukan hanya karena kami ada di depan! Ketiga dan keempat adalah hasil terbaik yang bisa kami capai hari ini," ungkapnya, sembari mengakui Ferrari sedikit sial ketika pintu masuk pit tertutup saat VSC kedua muncul.
Editor : Lugas Rumpakaadi