RADARBANYUWANGI.ID - Menjelang musim F1 2026, Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa dirinya berada dalam “kondisi terbaik dalam waktu yang lama”.
Memasuki tahun kedua bersama Ferrari, pembalap tujuh kali juara dunia itu merasa semakin terhubung dengan mobil generasi baru yang akan digunakannya.
Musim 2025 menjadi periode adaptasi bagi Hamilton setelah meninggalkan Mercedes, tim yang dibelanya selama 12 musim.
Ia mengakui proses tersebut penuh tantangan, namun tetap dinikmati.
Kini, dengan hubungan kerja yang lebih solid dan struktur tim yang semakin matang, Hamilton menatap musim baru dengan rasa percaya diri tinggi.
Dalam sesi uji coba pramusim kedua di Bahrain International Circuit, Ferrari menunjukkan performa menjanjikan.
Tim mencatat 420 lap, hanya kalah dari McLaren dan Williams, serta memperlihatkan reliabilitas yang kompetitif.
Hamilton juga menekankan perannya dalam pengembangan mobil baru.
Selama sekitar delapan hingga sepuluh bulan terakhir, ia terlibat aktif dalam pengujian simulator.
“Ada DNA saya di mobil ini,” ujarnya, menegaskan kedekatan emosional dan teknis yang kini ia rasakan, sesuatu yang tidak ia miliki pada mobil musim sebelumnya.
Selain aspek teknis, Hamilton melakukan pembenahan fisik dan mental sepanjang musim dingin.
Ia merasa lebih fokus, lebih siap, dan lebih stabil secara pribadi.
Kepercayaan terhadap Ferrari pun tetap utuh.
Menurutnya, kesuksesan bukan proses instan, melainkan perjalanan jangka panjang yang membutuhkan konsistensi dan evaluasi berkelanjutan.
Editor : Lugas Rumpakaadi