Al Riyadh berjuang keras menjauh dari zona degradasi, sementara Al Nassr datang sebagai penantang gelar yang berambisi terus memberi tekanan kepada pemuncak klasemen, Al Hilal.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Musim ini menjadi periode yang berat bagi Al Riyadh. Tim asuhan Daniel Carreno saat ini menempati peringkat ke-15 klasemen sementara, hanya unggul satu poin dari zona merah, dengan koleksi 12 poin dari 18 pertandingan.
Dari total laga tersebut, Al Riyadh baru mencatatkan dua kemenangan, enam hasil imbang, dan 10 kekalahan. Lini pertahanan menjadi masalah utama, dengan 38 gol kebobolan, terbanyak di liga, sementara produktivitas mereka hanya 18 gol.
Performa terbaru juga belum menunjukkan tanda kebangkitan. Al Riyadh belum meraih kemenangan dalam lima laga terakhir, dengan tiga hasil imbang dan dua kekalahan.
Hasil imbang 1-1 kontra Al Najma pada pertandingan sebelumnya kembali menegaskan kegagalan mereka mengonversi performa kompetitif menjadi tiga poin.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Al Riyadh tidak mencatatkan satu pun clean sheet dalam 13 laga terakhir dan belum menang dalam 13 pertandingan liga beruntun. Bermain di kandang pun belum banyak membantu, dengan hanya dua kemenangan dari sembilan laga di Prince Faisal bin Fahd Stadium.
Al Nassr Incar Kemenangan Rutin
Berbanding terbalik, Al Nassr tampil konsisten sepanjang musim dan kini duduk di posisi kedua klasemen dengan 43 poin, hanya terpaut tiga angka dari Al Hilal.
Dari 18 pertandingan, pasukan Jorge Jesus mengoleksi 14 kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan, dengan torehan 48 gol dan hanya 18 kali kebobolan.
Tren performa Al Nassr sangat positif, meraih empat kemenangan dari lima laga terakhir, termasuk kemenangan meyakinkan 3-0 atas Al Kholood. Catatan tandang mereka juga solid, enam kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.
Dominasi Al Nassr atas Al Riyadh terlihat jelas. Pada pertemuan pertama musim ini, Al Nassr menang telak 5-1, dan mereka tak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir, dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Kabar Tim
Al Riyadh diperkirakan tetap mengandalkan kiper berpengalaman Milan Borjan di bawah mistar. Ia akan dikawal empat bek yang diisi Ammar Al-Harfi, Mohammed Al-Khaibari, Yoann Barbet, dan Osama Al-Bawardi.
Di lini tengah, Ahmed Al Siyahi dan Ismaila Soro berperan sebagai penyeimbang, dengan dukungan Ibrahim Bayesh dan Toze di sektor sayap. Mamadou Sylla kembali dipercaya memimpin lini serang, berduet dengan Saud Haroun yang mencetak gol pada laga sebelumnya.
Sementara itu, Al Nassr masih kehilangan Sami Al-Najei dan Saad Haqawi akibat cedera. Selain dua nama tersebut, skuad tamu berada dalam kondisi hampir penuh.
Cristiano Ronaldo, yang kembali mencetak gol di laga terakhir, diprediksi memimpin lini depan bersama Joao Felix, yang berambisi mengakhiri paceklik golnya. Di lini belakang, Mohamed Simakan dan Inigo Martinez tetap menjadi andalan di jantung pertahanan.
Perkiraan Susunan Pemain
Baca Juga: Agen BRILink Jadi Motor Usaha Perkotaan, Kisah Abdurrohim Bangun 7 Konter dan 4 Laundry di Kemayoran
Al Riyadh (4-4-2): Borjan; Al-Harfi, Al-Khaibari, Barbet, Al-Bawardi; Toze, Soro, Al Siyahi, Bayesh; Haroun, Sylla
Al Nassr (4-4-2): Bento; Al-Nasser, Simakan, Martinez, Al-Ghanam; Coman, Angelo Gabriel, Alhassan, Mane; Felix, Ronaldo
Prediksi: Al Riyadh 0-2 Al Nassr
Dengan performa tanpa kemenangan yang berkepanjangan serta rapuhnya lini pertahanan, Al Riyadh diprediksi akan kesulitan membendung kekuatan Al Nassr.
Perbedaan kualitas skuad, ketajaman lini depan, serta solidnya performa tandang tim tamu membuat Al Nassr layak difavoritkan.
Kemenangan ini diyakini akan menjaga peluang Al Nassr dalam perburuan gelar juara Saudi Pro League musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries