Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Alasan Sergio Perez Pilih Cadillac untuk Comeback Terakhir di F1

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 18 November 2025 | 17:10 WIB
Kembalinya Sergio Perez ke F1 bersama Cadillac pada 2026 menghadirkan motivasi baru.
Kembalinya Sergio Perez ke F1 bersama Cadillac pada 2026 menghadirkan motivasi baru.

RADARBANYUWANGI.ID - Sergio Perez memastikan dirinya kembali ke panggung utama Formula 1 pada musim 2026.

Setelah satu tahun absen dan menutup kariernya di Red Bull dengan perasaan kurang tuntas, pembalap asal Meksiko tersebut kini bergabung dengan tim baru Cadillac.

Keputusan ini bukan sekadar comeback, tetapi juga bentuk kebangkitan mental dan profesional Perez setelah periode sulit dalam kariernya.

Pada akhir 2023, Perez sebenarnya berada di puncak kepercayaan diri setelah mengamankan posisi kedua di klasemen pembalap, pencapaian terbaik sepanjang kariernya.

Namun performanya merosot drastis pada 2024.

Hanya sembilan poin ia kumpulkan dalam delapan balapan terakhir, hingga akhirnya Red Bull dan Perez sepakat berpisah meski kontraknya masih tersisa dua tahun.

Keputusan tersebut meninggalkan beban emosional yang berat.

Perez mengaku kehilangan arah, terlebih karena ini adalah kali pertama ia tidak berlaga penuh waktu dalam hampir dua dekade kariernya.

Meski demikian, jeda setahun itu justru menjadi titik balik penting bagi dirinya.

Perez menyadari bahwa dirinya selama ini menjalani kompetisi dalam “mode otomatis”, tanpa memiliki ruang untuk melihat gambaran lebih luas.

Setelah dipaksa beristirahat, ia merasa kembali menemukan makna sebenarnya dari balap.

Ia mengakui sempat mengalami demotivasi pada enam bulan terakhir bersama Red Bull.

Namun waktu istirahat membuatnya kembali rindu pada atmosfer balapan, rutinitas akhir pekan F1, dan semangat berkompetisi.

Dari sinilah muncul dorongan untuk kembali ke grid.

Ketertarikan beberapa tim membuat Perez kembali mempertimbangkan masa depan.

Namun Cadillac tampil sebagai opsi yang paling selaras dengan visinya.

Sebagai tim baru yang akan memulai debut pada 2026, mereka menawarkan proyek jangka panjang yang memberi ruang bagi Perez untuk berkontribusi besar.

Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di Formula 1, Perez merasa dapat memberikan arah yang kuat pada tim, terutama karena Cadillac bermodalkan investasi besar serta anggota tim berpengalaman dari berbagai tim top.

Sejak menandatangani kontrak pada musim panas, Perez langsung terlibat penuh dalam pengembangan tim.

Ia mengikuti berbagai pertemuan teknis, memberikan masukan, dan menjalani sesi simulator intensif.

Bahkan ia juga kembali menguji mobil F1 spesifikasi 2023 untuk menjaga kebugaran dan ritme balapnya.

Perez menilai bahwa tantangan terbesar bukan hanya mempersiapkan mobil untuk balapan pertama di Melbourne, tetapi memastikan Cadillac dapat langsung tampil kompetitif di tengah regulasi baru sasis dan mesin yang akan berlaku pada 2026.

Sebagai tim pendatang baru, Cadillac sadar target mereka tidak mudah.

Namun Perez optimistis bahwa dengan kerja keras dan pengalaman kolektif tim, mereka bisa mengejutkan banyak pihak.

Ia menegaskan bahwa posisi awal bukan hal utama, yang penting adalah kemampuan berkembang cepat sejak hari pertama.

Perez menyebut proyek bersama Cadillac ini sebagai “taruhan terakhir” dalam kariernya.

Ia ingin memastikan comeback ini menjadi penutup karier yang membanggakan, dengan senyum dan rasa hormat terhadap olahraga yang telah memberinya segalanya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #cadillac #sergio perez #f1