Meski klub telah menggelontorkan dana sekitar £450 juta pada musim panas lalu dan diyakini bakal bersaing memperebutkan gelar Liga Inggris, performa The Reds justru menunjukkan kebutuhan akan tambahan pemain baru.
Setelah 11 pekan Premier League, skuad Arne Slot hanya bertengger di posisi kedelapan dengan koleksi 18 poin. Kekalahan telak 0-3 dari Manchester City di Etihad akhir pekan lalu semakin mempertebal urgensi perbaikan skuad, terutama di sektor pertahanan.
Pertahanan Keropos: Alasan Liverpool Perlu Bek Baru
Liverpool telah kebobolan 17 gol liga musim ini, angka yang baru mereka capai pada pekan ke-17 musim lalu. Tidak mengherankan jika The Reds terus dikaitkan dengan sejumlah bek tengah.
Nama Koulierakis kemudian muncul sebagai target serius. Namun, menurut sebuah laporan, pemain berusia 21 tahun itu kini juga menjadi incaran utama Tottenham, yang disebut berada selangkah lebih maju dalam negosiasi menuju Januari.
Mengapa Koulierakis Cocok untuk Liverpool?
Salah satu keunggulan utama Koulierakis adalah kualitasnya dalam menguasai bola dan membangun serangan dari belakang.
1. Ia menjadi pemain Wolfsburg dengan jumlah umpan terbanyak di Bundesliga musim ini dengan 503 umpan.
2. Ia juga mencatatkan umpan ke sepertiga akhir terbanyak dengan 32 umpan di antara rekan-rekannya.
Gaya bermain tersebut sangat relevan mengingat Liverpool musim ini kesulitan membangun serangan dari area pertahanan. Kehadiran Koulierakis berpotensi menyelesaikan masalah tersebut, sekaligus mengurangi risiko serangan balik lawan.
Meski begitu, ia lebih sering bermain sebagai bek tengah kiri, yang berarti ia kemungkinan harus beradaptasi bila ditempatkan di posisi kanan, mengingat pos kiri masih kokoh dikuasai Virgil van Dijk.
Masa Depan Konate: Apa Dampaknya bagi Pertahanan Liverpool?
Situasi Liverpool semakin rumit dengan masa depan Ibrahima Konate yang belum pasti. Hingga kini, pemain Prancis tersebut belum menandatangani perpanjangan kontrak dan bisa hengkang secara gratis pada akhir musim jika tidak ada kesepakatan baru.
Kemungkinan kepergian Konate membuat Liverpool harus mempertimbangkan beberapa rekrutan sekaligus dalam dua jendela transfer mendatang. Apalagi:
1. Van Dijk kini berusia 34 tahun
2. Kontrak sang kapten berakhir pada akhir musim 2026–2027
3. Posisi full-back juga mengalami perubahan besar setelah Trent Alexander-Arnold hijrah ke Real Madrid, serta performa Andrew Robertson yang menurun hingga digantikan rekrutan anyar Milos Kerkez
Tidak mengherankan bila Liverpool juga dikaitkan dengan banyak bek lain seperti Marc Guehi (Crystal Palace) dan Nico Schlotterbeck (Borussia Dortmund).
Mengamankan Bek Baru di Januari, Langkah Strategis Liverpool
Mendatangkan bek tengah baru pada Januari akan membantu meminimalkan potensi kekacauan di lini belakang, sekaligus mempercepat persiapan masa transisi skuad.
Semakin cepat Liverpool merampungkan rencana regenerasi pertahanan, semakin besar peluang mereka kembali bersaing di papan atas. (*)
Editor : Niklaas Andries