Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Stadion Diponegoro Banyuwangi Kembali Jadi Tuan Rumah Liga 3 Jatim

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 13 November 2023 | 21:30 WIB
TUAN RUMAH LAGI: Dipilihnya Stadion Diponegoro sebagai tuan rumah putaran grup Liga 3 Jatim bukan sekali ini saja. Tahun 2019, Banyuwangi menjadi tuan rumah grup J Liga 3 Jatim.
TUAN RUMAH LAGI: Dipilihnya Stadion Diponegoro sebagai tuan rumah putaran grup Liga 3 Jatim bukan sekali ini saja. Tahun 2019, Banyuwangi menjadi tuan rumah grup J Liga 3 Jatim.

RadarBanyuwangi.id - Stadion Diponegoro akan kembali menjadi tuan rumah ajang sepak bola Liga 3 Asprov PSSI Jatim tahun ini.

Dua klub Banyuwangi, Persewangi dan Banyuwangi Putra (BP), sama-sama mengajukan diri untuk menajdi tuan rumah putaran grup Liga 3 Jatim yang akan mulai digeber 5 Desember nanti.

BP masuk dalam grup A bersama dengan tim Suryanaga Surabaya, Persekap Pasuruan, dan Malang United.

Sedangkan Persewangi tergabung dalam grup B bersama Persebo Muda Bondowoso, NZR Sumbersari, dan Arek Surabaya.

Dalam waktu dekat, Asprov PSSI Jawa Timur akan datang ke Stadion Diponegoro untuk mengecek persiapan venue tersebut.

"Sebenarnya ada tiga klub asal Banyuwangi yang mengajukan diri sebagai tuan rumah. Persewangi, BP, dan Mitra Bola Utama (MBU). Aturannya hanya dua klub yang boleh mengajukan home base di kabupaten yang sama. Akhirnya MBU yang mengalah dan bermain di luar kota," kata pengurus Askab PSSI Banyuwangi, Firmansyah.

Dipilihnya Stadion Diponegoro sebagai tuan rumah putaran grup Liga 3 Jatim bukan sekali ini saja.

Tahun 2019 lalu, Banyuwangi menjadi tuan rumah grup J Liga 3 Jatim saat Persewangi mengajukan diri sebagai tuan rumah.

Firman menambahkan, kondisi ini pun cukup menguntungkan bagi klub tuan rumah. Apalagi BP dan Persewangi menjadi unggulan klub yang akan lolos dari grup masing-masing.

Di grup A misalnya, BP dan Persekap Pasuruan menjadi unggulan untuk lolos ke babak selanjutnya.

Begitu juga Persewangi di grup B yang difavoritkan lolos bersama dengan klub asal Malang, NZR Sumbersari.

Dengan posisi sebagai tuan rumah, peluang tersebut sangat mungkin untuk bisa dilakukan.

"Grup A kalau dari persiapanya yang berat selain BP, ya Persekap. Kalau di grup B, NZR Sumbersari. Kita melihat dari persiapanya saja," imbuh Firman.       

Meski sama-sama akan bertanding home tournament di Banyuwangi, kedua tim harus bergantian menggunakan stadion. Kemungkinan  jadwalnya akan dibagi delapan hari.

Grup A dulu yang akan bermain selama delapan hari, menyelesaikan putaran grup.

Selanjutnya, delapan hari setelahnya gantian Persewangi di grup B yang akan memutar pertandingan. 

Firman menambahkan setiap tim akan bertanding dua kali. Mirip seperti sistem home dan away. Setiap tim berkesempatan membalas kekalahanya di pertandingan pertama dengan lawan yang sama.

"Kita tunggu jadwal resminya dari Asprov. Yang jelas kick off dimulai 5 Desember, karena ada dua tim dari Banyuwangi. Kemungkinan pertandingan akan berlangsung selama 16 hari untuk grup A dan  B," kata Firman. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#banyuwangi putra #pssi #mitra bola utama #Liga 3 Jatim #Stadion Diponegoro #tuan rumah #banyuwangi #persewangi