
RADARBANYUWANGI.ID - Barang kali inilah ironi terbesar zaman digital: kita memproduksi lebih banyak konten daripada generasi mana pun, tetapi belum tentu meninggalkan lebih banyak ingatan. Semuanya bergerak cepat berbentuk unggahan, komentar, kemarahan, serta kekaguman. Lalu kemudian hilang sebelum sempat benar-benar tinggal dan mengendap.
Padahal, sejarah tidak selalu dibangun oleh mereka yang paling cepat. Sejarah sering kali dibangun oleh orang-orang yang sabar menyimpan jejak zaman.
Karena itu, membaca Man Nahnu 6: Dari Banyuwangi Menyala Api Harapan Ibu Pertiwi karya Samsudin Adlawi terasa seperti menemukan sesuatu yang makin langka di era algoritma: sebuah ketekunan intelektual.
Di era yang bergerak secepat jempol di TikTok, Samsudin memilih sesuatu yang nyaris terasa kuno hari ini: menulis secara konsisten.
Namun justru di situlah nilai peradabannya.
Kita sering lupa bahwa sebuah daerah tidak hanya dibangun oleh jalan raya, hotel, bandara, atau festival. Ia juga dibangun oleh narasi tentang dirinya sendiri. Oleh cara ia menceritakan luka, harapan, kegelisahan, bahkan rasa malunya.
Tanpa narasi, sebuah daerah hanya menjadi koordinat geografis. Dengan narasi, ia berubah menjadi kesadaran kolektif yang hidup.
Mungkin itu sebabnya saya selalu teringat pada tradisi Catatan Pinggir Gunawan Mohamad (GM) ketika membaca buku ini. Puluhan tahun GM menulis di Tempo. Rezim boleh naik turun silih berganti, teknologi berubah tiada henti, media runtuh satu demi satu seperti menghitung jari, namun GM tetap mencatat denyut zaman dengan penuh nyali. Bukan karena semua tulisannya selalu populer, melainkan karena ia memahami satu hal penting: bangsa yang berhenti menulis perlahan akan kehilangan ingatan.
Ketika masyarakat kehilangan ingatan, ia akan mudah dijajah ulang, dijajah oleh propaganda, oleh disinformasi, oleh budaya instan, bahkan oleh lupa terhadap dirinya sendiri.
Dalam lanskap inilah Man Nahnu 6 menjadi lebih dari sekadar kumpulan artikel koran. Ia adalah arsip psikologis Banyuwangi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




