Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

706 Penghafal Qur’an Juz 30 Dapat Sertifikat Penghargaan

Ali Sodiqin • Rabu, 27 September 2017 | 22:10 WIB
706-penghafal-quran-juz-30-dapat-sertifikat-penghargaan
706-penghafal-quran-juz-30-dapat-sertifikat-penghargaan

SITUBONDO – Pengajian dalam rangka peringatan Tahun Baru Hijriyah oleh Pemkab Situbondo, Minggu Malam (24/09) lalu diisi dengan pembagian sertifikat penghargaan kepada siswa penghafal Alquran Juz 30. Dalam kesempatan itu, penghargaan diterima 703 siswa.


Sebelumnya, Pemkab melaksanakan lomba hafal Alquran juz 30. Pesertanya adalah siswa-siswi SD, MI, SMP, MTs, MA, SMA dan SMK. Ada sekitar 2.000 siswa yanmg ikut lomba.

Sementara itu, KHR. Kholil As’ad Syamsul Arifin mengapresiasi kegiatan lomba hafalan Al-quran juz 30 oleh Pemkab Situbondo. Pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo itu  menilai, ini kegiatan yang bagus untuk mencetak penghafal Alquran.

Makanya, Kiai Kholil berharap agar terus dilakansakan pada kesempatan berikutnya. “Sehingga yang hafal Alquran dan fasih dalam membacanya bukan hanya kalangan santri, tetapi juga siswa-siswi sekolah umum juga bisa,” ucapnya.

Dalam pandangan Kiai Kholil, jika hal tersebut bisa menjadi kegiatan rutin, bukan hanya mereka yang ada di pondok pesantren saja yang bisa dikatakan santri. “Namun siswa-siswi sekolah umum juga bisa dikatakan santri, asalkan bisa melaksanakan syar’iat dan tauhid dengan benar,” imbuhnya.

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengaku, hafalan Alquran merupakan kegiatan pertama kali yang dilaksanakan Pemkab Situbondo. Dia berharap, hal ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi yang lain untuk ikut menghafal Alquran.

Bupati mengapresiasi semangat para siswa yang ikut lomba. Kata dia, hal mengindikasikan keberhasilan pemerintah dalam mewujudkan manusia yang beriman dan berahlakul karimah.

“Ini adalah bagian dari upaya kita semuanya, termasuk Pemkab Kabupaten Situbondo untuk memfasilitasi  tercapainya pendidikan yang lebih sempurna,” imbuhnya.

Dia berjanji, Pemkab Situbondo akan terus melaksanakan lomba hafalan Alquran. Tidak hanya itu, acara-acara religuis juga akan terus digalakkan. “Sehingga layak kalau Situbondo disebuta sebagai Kota Santri,” tambahnya.

Bupati Dadang menambahkan, capaian dalam bidang keagamaan tidak lepas dari peran serta organisasi keagamaan yang ada di Situbondo. Mulai dari NU, Muhammadiyah, Al-Irsyad, LDII Situbondo, dan organisasi keagamaan lainnya. “Karena itu, kami atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada semua organisasi keagamaan yang telah membantu,” pungkas Dadang. (bib)

Editor : Ali Sodiqin