Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Banyuwangi Turun ke Jalan Dukung Keberlanjutan Program MBG

M
Penulis: M Ksatria Raya❯
Ibu-ibu ikut demo mendukung keberlanjutan program MBG dengan sasaran kantor DPRD dan depan kantor Pemkab Banyuwangi, Sabtu (27/6). (Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)
Ibu-ibu ikut demo mendukung keberlanjutan program MBG dengan sasaran kantor DPRD dan depan kantor Pemkab Banyuwangi, Sabtu (27/6). (Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)

Advertisement

RADARBANYUWANGI.ID – Ribuan warga Banyuwangi yang mengaku merasakan manfaat langsung dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turun ke jalan, Jumat (27/6), untuk menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Massa menilai MBG tidak hanya meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang melibatkan petani, nelayan, hingga pelaku usaha.

Aksi damai yang digelar Forum Masyarakat Banyuwangi Bergerak (FMBG) itu berlangsung sejak pagi. Peserta berkumpul di depan Stadion Diponegoro sebelum melakukan long march menuju Kantor Pemkab Banyuwangi dan Gedung DPRD Banyuwangi. Sepanjang perjalanan mereka membawa spanduk, poster, dan menyuarakan aspirasi agar pemerintah terus melanjutkan program MBG.

Advertisement

Ribuan Penerima Manfaat Sampaikan Aspirasi

Koordinator aksi, Muhammad Alfan Saifudin, mengatakan demonstrasi tersebut mewakili sekitar 7.000 masyarakat Banyuwangi yang memperoleh manfaat langsung dari program MBG.

Kelompok yang terlibat berasal dari berbagai kalangan, mulai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), petani, nelayan, tenaga kerja pendukung program, hingga keluarga penerima manfaat.

Advertisement

"Kami membawa aspirasi 7 ribu rakyat Banyuwangi yang terdiri dari mitra SPPG, petani, nelayan hingga para penerima manfaat agar program MBG di Banyuwangi bisa terus berlanjut serta jangan diganggu karena ini program yang bermanfaat dan gratis bagi banyak orang," ujarnya.

Dinilai Bukan Sekadar Program Makan Gratis

Dalam orasinya, perwakilan peserta aksi, Sutrisno, menegaskan bahwa manfaat MBG jauh lebih luas daripada sekadar menyediakan makanan bergizi bagi anak sekolah.

Menurutnya, kelompok rentan seperti ibu hamil juga memperoleh manfaat sehingga keberlangsungan program dinilai penting untuk menjaga kesehatan masyarakat.

"Jika MBG diberhentikan, apa mereka paham bahwa MBG ini bukan hanya untuk anak sekolah, tetapi juga ada ibu hamil yang menerima manfaat serta sangat berharga bagi orang miskin," katanya.

Ia menambahkan, keberadaan MBG turut membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus meningkatkan permintaan hasil pertanian dan perikanan lokal.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Diduga Libatkan Pegawai SPPG, Massa Aksi Dukung MBG Mulai Padati DPRD Banyuwangi

Diduga Libatkan Pegawai SPPG, Massa Aksi Dukung MBG Mulai Padati DPRD Banyuwangi

Massa bergerak menuju DPRD Banyuwangi dalam aksi damai mendukung Program MBG. Sejumlah warga menduga peserta berasal dari pegawai SPPG se-Banyuwangi.

Kebijakan Baru BGN, Program MBG Banyuwangi Tak Lagi Dirapel Saat Libur

Kebijakan Baru BGN, Program MBG Banyuwangi Tak Lagi Dirapel Saat Libur

Program Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi dihentikan sementara saat libur sekolah sesuai SE BGN dan kembali berjalan 13 Juli.

Muhammadiyah Gugat MBG ke MK, Busyro Muqoddas Sebut Mudarat Lebih Banyak dari Manfaat

Muhammadiyah Gugat MBG ke MK, Busyro Muqoddas Sebut Mudarat Lebih Banyak dari Manfaat

Muhammadiyah menggugat Program Makan Bergizi Gratis ke MK. Busyro Muqoddas meminta MBG dihentikan sementara untuk evaluasi menyeluruh.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer