Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mediasi KAI dan Pengguna Commuter Line yang Kehilangan Tumbler, Klarifikasi Isu Pemecatan Petugas

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 29 November 2025 | 13:06 WIB
Unggahan Anita Dewi yang viral di media sosial.
Unggahan Anita Dewi yang viral di media sosial.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa proses mediasi antara petugas Passenger Service Stasiun Rangkasbitung dan seorang pengguna Commuter Line yang melaporkan barang tertinggal berupa tumbler telah berlangsung dengan baik.

Pertemuan bernuansa kekeluargaan tersebut dilaksanakan di Kantor KAI Wisata, Stasiun Gondangdia, Jakarta, pada Kamis (27/11/2025) malam dan menghasilkan kesepahaman bersama dari seluruh pihak.

Melalui forum mediasi ini, KAI berharap dapat meluruskan berbagai persepsi publik serta menempatkan kembali informasi yang beredar di media sosial pada proporsinya.

Perusahaan menegaskan bahwa pelayanan kepada pelanggan selalu dilakukan sesuai prosedur dan dengan prinsip profesionalitas.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan bahwa seluruh pegawai mendapatkan dukungan penuh saat bertugas.

Menurutnya, setiap Insan KAI merupakan garda terdepan yang berperan penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

“Setiap Insan KAI berkomitmen melayani pelanggan dengan dedikasi tinggi. Pada saat yang sama, perusahaan berkewajiban melindungi dan memberikan dukungan kepada seluruh pekerja. Argi tetap menjadi karyawan KAI Group dan bagian dari garda terdepan pelayanan. Terus semangat bertugas dan memberikan layanan terbaik,” ujar Bobby.

Dalam pernyataan terpisah, Vice President Corporate Communications KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa pendekatan kekeluargaan yang digunakan dalam mediasi menjadi bukti keterbukaan KAI Group terhadap masukan dari pelanggan.

Ia juga menepis isu pemecatan terhadap petugas yang sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial.

“KAI memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai ketentuan. Kami juga menegaskan bahwa tidak ada pemecatan terhadap petugas terkait sebagaimana isu yang muncul sebelumnya,” tegas Anne.

Lebih lanjut, Anne menyampaikan bahwa KAI Group melalui KAI Commuter dan KAI Wisata akan melakukan evaluasi menyeluruh guna memperkuat koordinasi layanan.

Evaluasi ini mencakup peningkatan prosedur pengelolaan barang tertinggal (lost and found) agar layanan semakin responsif dan terpercaya.

“Kami terus meningkatkan integritas dan kesiapsiagaan pekerja, baik di stasiun maupun selama perjalanan,” ujarnya.

KAI juga mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu mengawasi barang bawaannya, baik di area stasiun maupun ketika menggunakan layanan kereta api, Commuter Line, maupun layanan lain di bawah KAI Group.

Kesadaran pelanggan dalam menjaga barang pribadi diharapkan dapat meminimalkan potensi kehilangan serta mendukung kelancaran pelayanan di lapangan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#tumbler #commuter line #KAI #krl