Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lantik Kepengurusan Baru, HMD-Gemas Siap Optimalkan Program MBG

T
PELANTIKAN: Pengurus DPD HMD-Gemas Banyuwangi dilantik oleh Ketua DPW HMD-Gemas Jatim Bayu Perkasa di aula Hotel Aston Banyuwangi Rabu (3/12).
PELANTIKAN: Pengurus DPD HMD-Gemas Banyuwangi dilantik oleh Ketua DPW HMD-Gemas Jatim Bayu Perkasa di aula Hotel Aston Banyuwangi Rabu (3/12).

RADARBANYUWANGI.ID - Dalam upaya mewadahi Mitra Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta mengoptimalkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyuwangi, Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD-Gemas) menggelar pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banyuwangi periode 2025–2028. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Aston Banyuwangi Rabu (3/12).


Advertisement

HMD-Gemas merupakan organisasi yang menaungi para Mitra Dapur SPPG agar penyelenggaraan program MBG dapat berjalan seragam, profesional, dan sesuai tujuan pemerintah dalam meningkatkan gizi anak.

Ketua DPW HMD-Gemas Jatim Bayu Perkasa menegaskan bahwa kehadiran organisasi ini menjadi ruang kolaborasi untuk menyukseskan program prioritas tersebut. “Wadah ini kami bentuk supaya penyelenggaraan program MBG di Jatim, khususnya Banyuwangi, dapat berjalan lebih optimal. Kami berharap seluruh Mitra Dapur SPPG dapat terlibat langsung dan bergerak bersama,” ujarnya.

Bayu menambahkan, HMD-Gemas hadir untuk memastikan pelaksanaan program pemerintah berlangsung dalam satu koordinasi sehingga tidak menimbulkan perbedaan arah maupun gesekan di lapangan. “Dengan adanya wadah ini, semua program dari presiden bisa dijalankan secara terstruktur. Kita satu rasa dalam menyukseskan MBG untuk membuat anak-anak bebas dari stunting,” tegasnya.

Advertisement

Ketua DPD HMD-Gemas Banyuwangi terpilih Sugiarto mengatakan bahwa himpunan ini menjadi sarana penyamaan visi dan misi antar Mitra Dapur SPPG yang ada di Bumi Blambangan. “Himpunan ini adalah upaya kami untuk menyamakan frekuensi dalam menjalankan program MBG. Tidak semua mitra memiliki pengalaman di dunia katering, sehingga melalui organisasi ini kita bisa saling berbagi, berdiskusi, dan mempercepat akselerasi program,” jelasnya.

Sugiarto juga menegaskan harapan besarnya agar pelaksanaan MBG di Banyuwangi dapat berjalan tanpa kendala berarti serta bisa mewujudkan zero insiden. “Kami selalu terbuka terhadap saran dan kritik demi peningkatan kualitas penyelenggaraan,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi Amir Hidayat yang turut hadir dalam acara tersebut menilai keberadaan HMD-Gemas sebagai langkah positif dalam peningkatan kualitas program MBG yang dilaksanakan di Banyuwangi.

Advertisement

“Ini bisa menjadi wadah penguatan kualitas MBG di Banyuwangi. Program ini merupakan prioritas unggulan dari presiden untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Saat ini kita sedang menyiapkan fondasi bagi anak-anak yang 20 tahun lagi memasuki usia produktif,” kata Amir.

Menurutnya, pada 2045 nanti, Indonesia diperkirakan memiliki 68–70 persen penduduk usia produktif. “Jika sejak sekarang kebutuhan gizi mereka dipenuhi, mereka akan tumbuh menjadi generasi sehat dan cerdas. Kondisi itu akan menentukan kemajuan bangsa,” tegasnya.

Dalam acara pelantikan tersebut, Sugiarto resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPD HMD-Gemas Banyuwangi periode 2025–2028, didampingi Zuhrol Baiti sebagai wakil ketua, serta jajaran pengurus lainnya. Mereka dilantik langsung oleh Ketua DPW HMD-Gemas Jawa Timur, Bayu Perkasa.

Serta di akhir acara dilakukan Talk Show mengenai Program MBG yang diisi oleh  Kepala Dinkes Banyuwangi, Amir Hidayat serta perwakilan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi. (cw6/sgt)

Advertisement
Editor : Sigit Hariyadi
Sumber : Jawa Pos Radar Banyuwangi
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

HMD Gemas Jadi Benteng MBG Banyuwangi

HMD Gemas Jadi Benteng MBG Banyuwangi

HMD Gemas Banyuwangi memperkuat pengawasan dan pencegahan untuk memastikan pelaksanaan MBG aman, higienis, dan sesuai SOP keamanan pangan.

504 Dapur MBG Ditutup Permanen oleh BGN, Ribuan SPPG Masih Diperiksa demi Mencegah Risiko Keracunan bagi Anak-anak

504 Dapur MBG Ditutup Permanen oleh BGN, Ribuan SPPG Masih Diperiksa demi Mencegah Risiko Keracunan bagi Anak-anak

Badan Gizi Nasional menutup permanen 504 dapur MBG karena tidak memenuhi standar sanitasi. Sekitar 3.000 SPPG masih diperiksa dinas kesehatan untuk memastikan keamanan pangan bagi para penerima manfaat program gizi.

BGN Hentikan Layanan Makan Bergizi Gratis Saat Libur, Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp 3,4 Triliun

BGN Hentikan Layanan Makan Bergizi Gratis Saat Libur, Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp 3,4 Triliun

BGN menghentikan layanan Makan Bergizi Gratis saat hari libur melalui SE Nomor 12 Tahun 2026. Efisiensi anggaran diperkirakan Rp 3,4 triliun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer