Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HMD Gemas Jadi Benteng MBG Banyuwangi

Lugas Rumpakaadi
Penulis: Lugas Rumpakaadi❯
Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas Banyuwangi bersama Pemkab Banyuwangi saat melaksanakan sosialisasi pelaksanaan awareness dan grading SPPG oleh Sucofindo di Aston Hotel, Banyuwangi, Rabu (16/9). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas Banyuwangi bersama Pemkab Banyuwangi saat melaksanakan sosialisasi pelaksanaan awareness dan grading SPPG oleh Sucofindo di Aston Hotel, Banyuwangi, Rabu (16/9). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

Advertisement

RADAR BANYUWANGI – Rentetan kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah menjadi momentum bagi Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD Gemas) Banyuwangi untuk memperkuat sistem pencegahan.

Dengan jaringan puluhan mitra dapur, HMD mendorong pengawasan tidak berhenti di masing-masing SPPG, tetapi dilakukan secara bersama dan berlapis.

Kasus nasional menunjukkan keamanan pangan menjadi tantangan serius dalam pelaksanaan MBG.

Advertisement

Pada September ini, Badan Gizi Nasional (BGN) bahkan menutup sementara 1.999 dapur SPPG yang belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Sebelumnya, 504 dapur ditutup permanen karena dinilai tidak layak secara sanitasi.

Ketua HMD Gemas Banyuwangi Sugiarto mengatakan, kondisi tersebut menjadi pengingat agar potensi persoalan dapat dicegah sebelum makanan sampai ke penerima manfaat.

Advertisement

“Keunggulan kita adalah bisa saling mengontrol. Kalau ada persoalan di dapur, jangan menunggu terjadi insiden. Harus segera dimitigasi dan dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Menurut Sugiarto, HMD Gemas memiliki jaringan mitra yang memungkinkan koordinasi dan pertukaran pengalaman antardapur dilakukan lebih cepat.

Sebelumnya, HMD Gemas Banyuwangi disebut menaungi puluhan dapur mitra dan menempatkan target zero incident sebagai salah satu komitmen organisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menegaskan, seluruh SPPG harus kembali memperkuat kepatuhan terhadap SOP keamanan pangan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Siswa Keracunan MBG Marak, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pengawasan Dapur SPPG

Siswa Keracunan MBG Marak, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pengawasan Dapur SPPG

Pemkab Banyuwangi dan pengelola MBG memperketat SOP keamanan pangan. SPPG membidik nol insiden melalui kolaborasi dan prinsip tujuh tepat.

MBG dan Masa Depan APBN: Jangan Sampai Kesejahteraan Rakyat Mengorbankan Pendidikan

MBG dan Masa Depan APBN: Jangan Sampai Kesejahteraan Rakyat Mengorbankan Pendidikan

PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan penting untuk meningkatkan gizi masyarakat dan kualitas sumber daya manusia (SDM).

273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG, Ambulans Berderet

273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG, Ambulans Berderet

Sebanyak 273 siswa dan 43 guru di Pati diduga mengalami keracunan setelah menyantap MBG. Mereka mendapat penanganan di empat fasilitas kesehatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer