RadarBanyuwangi.id – Berita ada pesawat latih yang jatuh di sekitar Pantai Gumuk Kantong, Dusun Palurejo, Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, mengundang penasaran warga. Mereka ramai-ramai ke pantai yang populer pada era 1980-an itu, Rabu (5/2).
Hanya saja, para pengunjung itu kecewa karena bangkai pesawat latih milik Akademi Penerbangan Indonesia (API) sudah berhasil dievakuasi. Malahan, di tempat itu juga sudah tidak ada jejaknya. “Tadi ada tujuh orang yang datang dan kecewa, kemudian langsung pulang,” kata penjaga loket Wisata Pantai Gumuk Kantong, Imron, 55.
Banyaknya orang yang penasaran dengan berita pesawat capung itu jatuh, terang dia, membuat pengunjung di Pantai Gumuk Kantong bertambah. Bila di hari biasa dikunjungi sekitar 400 orang, kini ada 500 orang yang datang. “Ya jadi ramai juga,” katranya.
Pengelola Pantai Gumuk Kantong, Susianto, 43, mengatakan, proses evakuasi pesawat latih milik API selesai pukul 01.00 (5/2). “Setelah warga melakukan penyelamatan awal, kemudian pihak API, TNI, dan kepolisian yang melakukan evaluasi,” katanya.
Salah satu pengunjung, Rizal, 30, asal Dusun Jajang Surat, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi mengaku datang kie Pantai Gumuk Kantong ingin melihat bangkai pesawat yang jatuh. Tapi, yang bisa dilihat tinggal moncongnya saja. “Lanjut wisata saja, sambil menikmati angin pantai,” katanya.(cw3/abi)
Editor : Agus Baihaqi