RADARBANYUWANGI.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami koreksi tipis pada perdagangan Jumat (16/1/2026).
Setelah mencatat tren kenaikan beruntun sejak 10 Januari 2026, harga emas Antam akhirnya turun Rp6.000 per gram.
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun dari sebelumnya Rp2.675.000 menjadi Rp2.669.000 per gram.
Koreksi ini dinilai sebagai penyesuaian wajar setelah reli harga yang cukup panjang dalam sepekan terakhir.
Seiring dengan penurunan harga jual, harga buyback atau harga jual kembali emas Antam juga ikut terkoreksi dengan nominal yang sama, yakni Rp6.000, menjadi Rp2.515.000 per gram.
Meski mengalami pelemahan secara harian, harga emas Antam masih bertahan di level tinggi.
Kondisi ini mencerminkan kuatnya minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai (safe haven), terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika pasar keuangan internasional.
Secara mingguan, tren harga emas Antam masih menunjukkan penguatan.
Fluktuasi harian yang terjadi lebih disebabkan oleh aksi ambil untung (profit taking) setelah harga menyentuh level tertinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Tertekan Emas Global
Penurunan harga emas Antam juga sejalan dengan pergerakan emas dunia yang melemah sekitar 0,27 persen.
Pelemahan tersebut dipicu oleh aksi profit taking investor global setelah lonjakan harga emas internasional yang cukup tajam dalam beberapa hari terakhir.
Ketika harga emas dunia mengalami koreksi, harga emas domestik, termasuk emas Antam, cenderung ikut terpengaruh.
Meski demikian, tekanan tersebut masih tergolong ringan sehingga tidak menggerus harga emas Antam secara signifikan.
Saat ini, harga emas Antam masih berada di kisaran Rp2 jutaan per gram, level yang mencerminkan sentimen positif pasar terhadap logam mulia di tengah berbagai risiko global.
Harga Emas Antam di Pegadaian Stabil
Stabilitas harga emas Antam juga terlihat pada perdagangan di Pegadaian.
Seluruh ukuran emas Antam tercatat masih bertahan di level harga sebelumnya tanpa perubahan.
Emas Antam ukuran 0,5 gram dijual seharga Rp1.522.000 dengan harga buyback Rp1.260.000. Sementara itu, ukuran 1 gram tetap dibanderol Rp2.932.000 dengan buyback Rp2.521.000.
Untuk ukuran 2 gram, harga tercatat Rp5.797.000 dengan buyback Rp5.043.000. Ukuran 3 gram dijual Rp8.667.000 dengan buyback Rp7.565.000.
Adapun emas Antam ukuran 5 gram masih berada di level Rp14.409.000 dengan buyback Rp12.609.000. Sedangkan ukuran 10 gram bertahan di harga Rp28.760.000 dengan buyback Rp25.219.000.
Dengan demikian, selisih antara harga jual dan buyback emas Antam pada Jumat tercatat sebesar Rp154.000 per gram.
Prediksi Harga Emas Antam Sabtu
Melihat tren pergerakan terkini, harga emas Antam pada perdagangan Sabtu (17/1/2026) diprediksi masih akan bergerak relatif stabil dengan potensi koreksi lanjutan yang tipis.
Sejumlah faktor global diperkirakan masih akan memengaruhi pergerakan harga emas.
Di antaranya adalah penguatan dolar AS serta potensi profit taking lanjutan di pasar emas dunia, yang bisa memberi tekanan terbatas pada harga emas internasional.
Namun demikian, dukungan fundamental emas masih tergolong kuat. Tingginya permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven, terutama di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter global dan geopolitik, diperkirakan akan menahan penurunan harga lebih dalam.
Dengan kondisi tersebut, harga emas Antam diproyeksikan tetap bertahan di kisaran Rp2,6 juta per gram dalam jangka pendek.
Fluktuasi harian masih mungkin terjadi, namun peluang koreksi tajam dinilai relatif kecil selama sentimen global belum berubah signifikan.
Bagi investor, kondisi ini dinilai masih menarik untuk strategi jangka menengah hingga panjang, terutama bagi mereka yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi dan volatilitas pasar keuangan. (*)
Editor : Ali Sodiqin