RADAR BANYUWANGI – Tarif uji coba LRT Kelapa Gading-Manggarai ditetapkan hanya Rp8 per penumpang. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan nominal tersebut dipilih sebagai bentuk perpanjangan semangat peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Keputusan mengenai tarif itu telah diambil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjelang pengoperasian dan peresmian jalur LRT tersebut. Namun, Pramono belum mengungkapkan kapan tepatnya uji coba akan dimulai.
“Sampai dengan diresmikan oleh Bapak Presiden, terus terang kami, saya sudah memutuskan untuk sekaligus uji coba maka tarifnya itu Rp8 setiap orang yang menggunakan transportasi LRT ini. Kenapa Rp8? Ini perpanjangan semangat 17 Agustus yang kemarin,” kata Pramono setelah menghadiri HUT Satpol PP di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (8/9).
Pramono menjelaskan, pemerintah daerah masih berkoordinasi dengan pihak Istana Kepresidenan mengenai rencana peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Karena agenda tersebut masih menunggu kepastian, Pramono memilih tidak mengumumkan tanggal pelaksanaan uji coba sebelum waktu peresmian benar-benar ditetapkan.
“Saya tidak mau mengumumkan dulu sampai dengan hari H yang betul-betul akan diresmikan oleh Bapak Presiden,” ujarnya.
Meski tanggal uji coba belum diumumkan, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah aspek untuk mendukung pengoperasian layanan tersebut. Salah satu target yang ingin dicapai adalah menjadikan rute Kelapa Gading-Manggarai sebagai salah satu pilihan transportasi massal bagi masyarakat Jakarta.
Pramono berharap jalur itu nantinya mampu mengangkut sekitar 70.000 hingga 80.000 penumpang setiap hari. Layanan direncanakan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 00.00 WIB.
Rentang waktu operasional tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat sejak pagi hingga tengah malam. Pramono juga menyebut pola operasionalnya akan disesuaikan dengan jadwal KRL.
“Sesuai dengan jadwal KRL. Itulah yang membedakan dari transportasi publik lainnya yang dimiliki oleh Jakarta. Dan saya berharap ini akan mengurangi beban kemacetan yang ada,” kata Pramono.
Target jumlah penumpang tersebut menunjukkan besarnya peran yang diharapkan pemerintah terhadap jalur LRT ini. Selain menyediakan alternatif perjalanan, keberadaan layanan transportasi massal tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.
Persiapan tidak hanya menyangkut layanan transportasi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mulai membenahi lingkungan di sekitar jalur LRT, terutama area yang berada di bawah lintasan.
Pramono telah meminta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) melakukan pembersihan sekaligus penghijauan di kawasan tersebut. Penataan ini diharapkan membuat ruang di sekitar infrastruktur LRT menjadi lebih bersih dan tertata.
“Sekarang ini yang di bawah sudah mulai kita bersihkan. Bahkan saya sudah meminta kepada Distamhut untuk mulai dilakukan penghijauan. Dan harapannya itu segera bisa dilakukan,” tutur Pramono.
Dengan tarif uji coba Rp8, jam layanan yang direncanakan panjang, serta target puluhan ribu penumpang setiap hari, pengoperasian LRT Kelapa Gading-Manggarai menjadi salah satu agenda yang dinantikan dalam pengembangan transportasi publik Jakarta.
Namun, masyarakat masih harus menunggu pengumuman resmi mengenai waktu uji coba dan peresmian. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan keputusan mengenai jadwal akan disampaikan setelah agenda bersama Presiden Prabowo Subianto memperoleh kepastian.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara