RADAR BANYUWANGI - Pengguna jalan di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Yogyakarta, perlu menyesuaikan waktu perjalanan pada 8-13 September 2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta tengah melakukan perawatan geometri jalan rel dan pemasangan Concrete Level Crossing (CLC) di perlintasan sebidang JPL 739 KM 541+463.
Selama pekerjaan berlangsung, rekayasa lalu lintas diterapkan secara bertahap. Sistem buka-tutup diberlakukan pada sebagian ruas jalan pada pukul 00.00-05.00 WIB. Pada waktu tertentu, jalan juga akan ditutup total sekitar tiga jam untuk mendukung pergerakan alat berat.
Perbaikan berlangsung dua tahap
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menjelaskan, pekerjaan prasarana di wilayah Patukan-Yogyakarta tersebut dibagi menjadi dua tahap.
Tahap pertama dilakukan pada jalur hulu mulai Selasa (8/9) hingga Kamis (10/9). Pada periode tersebut, sistem buka-tutup diterapkan pada sebagian ruas jalan sisi selatan.
Setelah tahap pertama selesai, pekerjaan dilanjutkan pada jalur hilir mulai Jumat (11/9) hingga Minggu (13/9). Kali ini, rekayasa lalu lintas diberlakukan pada sebagian ruas jalan sisi utara.
Sebelum sistem buka-tutup diterapkan, KAI melakukan pembongkaran aspal pada area perlintasan. Kendaraan masih dapat melintas melalui bagian ruas jalan yang tidak sedang dibongkar.
Namun, pada tahapan tertentu diperlukan penutupan jalan secara total selama kurang lebih 180 menit atau tiga jam. Penutupan tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi manuver alat berat excavator selama pekerjaan berlangsung.
Sejumlah bagian perlintasan diperbaiki
Pekerjaan tidak hanya menyasar permukaan perlintasan. KAI juga melakukan sejumlah perbaikan pada struktur jalur rel dan material pendukungnya.
Lingkup pekerjaan meliputi penggantian bantalan existing dengan bantalan CLC baru. KAI juga mengganti balas atau kricak yang sudah kotor dengan material baru.
Selain itu, dilakukan pengangkatan dan penataan listrang menggunakan HTT dan mesin KPJR sebagai bagian dari pekerjaan perawatan prasarana.
Feni mengatakan, peningkatan kualitas prasarana perlintasan tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memperkuat keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.
“Pekerjaan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk terus meningkatkan kualitas prasarana perlintasan, sehingga ke depan dapat memberikan aspek keselamatan dan kenyamanan yang lebih baik bagi pengguna jalan maupun perjalanan kereta api,” kata Feni.
Pengguna jalan diminta mengatur waktu perjalanan
KAI memahami bahwa pekerjaan perbaikan dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat, terutama ketika rekayasa lalu lintas dan penutupan total diberlakukan.
Karena itu, masyarakat yang akan melintasi Jalan HOS Cokroaminoto selama periode pekerjaan diimbau memperhatikan arahan petugas serta menyesuaikan waktu perjalanan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk dapat bersabar dan mengikuti arahan petugas. Ketidaknyamanan saat ini diharapkan memberi manfaat jangka panjang berupa perlintasan yang lebih aman dan nyaman,” ujar Feni.
Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, KAI Daop 6 Yogyakarta telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian setempat. Koordinasi tersebut mencakup penjagaan, rekayasa, dan pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
“Kami mengimbau pengguna jalan mengatur waktu perjalanan serta memanfaatkan jalur alternatif selama penutupan berlangsung,” kata Feni.
Dengan adanya rekayasa tersebut, pengguna jalan di sekitar JPL 739 diharapkan memperhitungkan waktu tempuh dan mengikuti pengaturan yang diterapkan petugas. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (13/9) dan ditujukan untuk mendukung kondisi perlintasan yang lebih aman serta nyaman bagi perjalanan kereta api dan masyarakat.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara