RADAR BANYUWANGI - Semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut mendorong tingginya aktivitas perjalanan masyarakat menggunakan kereta api.
Pada masa libur panjang 14-17 Agustus 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat 173.946 pelanggan menggunakan layanan kereta api.
Angka tersebut terdiri atas 90.460 pelanggan yang berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya dan 83.486 pelanggan yang tiba di wilayah tersebut.
Tingginya mobilitas ini mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi antarkota yang dinilai praktis, nyaman, dan memiliki konektivitas yang baik.
Antusiasme pelanggan juga terlihat pada program tarif spesial untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh kelas ekonomi komersial yang diberikan KAI bertepatan dengan peringatan kemerdekaan.
Pada Senin (17/8), sebanyak 3.651 pelanggan di wilayah Daop 8 Surabaya memanfaatkan program tersebut.
Program tarif spesial menjadi salah satu bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan sekaligus memberikan alternatif perjalanan dengan tarif yang lebih kompetitif.
Momentum libur kemerdekaan dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari berkumpul bersama keluarga, bersilaturahmi, berwisata, hingga menikmati waktu libur.
Jumlah pelanggan layanan KA Ekonomi Komersial pada periode tersebut juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 8 persen dibandingkan hari libur biasanya.
Peningkatan ini menjadi indikasi bahwa minat masyarakat terhadap kereta api, khususnya layanan ekonomi komersial antarkota, terus berkembang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menyampaikan bahwa tingginya penggunaan tarif spesial dan meningkatnya mobilitas pelanggan menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.
“Antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan tarif spesial, yang diiringi tingginya mobilitas pelanggan selama libur panjang, menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai pilihan transportasi untuk berbagai kebutuhan perjalanan," ujarnya, Kamis (20/8).
Menurut Mahendro, pertumbuhan pelanggan KA Ekonomi Komersial juga menunjukkan respons positif terhadap layanan serta program yang dihadirkan KAI.
Kondisi ini dinilai relevan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk bepergian selama libur panjang dan momentum peringatan kemerdekaan.
“Pertumbuhan pelanggan KA Ekonomi Komersial sebesar 8 persen dibandingkan hari libur biasanya menunjukkan respons positif masyarakat terhadap layanan kereta api," imbuhnya.
Selama periode 14-17 Agustus 2026, Stasiun Surabaya Gubeng menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi di wilayah Daop 8 Surabaya.
Total pelanggan yang dilayani mencapai 52.900 orang, terdiri atas 29.162 pelanggan berangkat dan 23.738 pelanggan tiba.
Stasiun Surabaya Pasar Turi berada di posisi berikutnya dengan total 48.922 pelanggan.
Rinciannya, sebanyak 25.386 pelanggan berangkat dan 23.536 pelanggan tiba.
Sementara itu, Stasiun Malang mencatat 31.015 pelanggan, dengan 15.055 pelanggan berangkat dan 15.960 pelanggan tiba.
Besarnya mobilitas di sejumlah stasiun tersebut memperlihatkan peran kereta api sebagai salah satu pilihan transportasi antarkota bagi masyarakat.
Mahendro menilai peningkatan jumlah pelanggan merupakan gambaran semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api, baik untuk keperluan keluarga, wisata maupun aktivitas lainnya.
“Meningkatnya mobilitas pelanggan menjadi bukti bahwa masyarakat semakin mempercayakan perjalanan antarkota kepada kereta api, baik untuk bersilaturahmi, berwisata, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga," pungkasnya.
KAI Daop 8 Surabaya juga mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai kemudahan layanan yang tersedia untuk merencanakan perjalanan.
Penguatan konektivitas antarkota dan pengembangan layanan diharapkan membuat perjalanan menggunakan kereta api semakin praktis dan efisien.
Di tengah semangat peringatan kemerdekaan, tingginya mobilitas pelanggan menjadi bagian dari gambaran kebutuhan masyarakat terhadap transportasi yang mendukung aktivitas sehari-hari.
Kereta api tidak hanya menjadi sarana berpindah dari satu kota ke kota lain, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan masyarakat untuk bertemu keluarga, menjalankan berbagai keperluan, dan menikmati masa liburan.
Peningkatan jumlah pelanggan selama momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi dorongan untuk mempertahankan kualitas pelayanan sekaligus menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Semangat kemerdekaan terus bergerak bersama perjalanan kereta api yang menghubungkan berbagai kota.
Editor : Lugas Rumpakaadi