KAI Tingkatkan Kenyamanan Kereta Ekonomi, Begini Fasilitas Baru yang Sudah Dinikmati Lebih dari 103 Ribu Penumpang

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 15:43 WIB
KAI terus meningkatkan kenyamanan Kereta Ekonomi Kerakyatan tanpa menaikkan tarif. (Antara)
KAI terus meningkatkan kenyamanan Kereta Ekonomi Kerakyatan tanpa menaikkan tarif. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - Kereta ekonomi kini tidak lagi identik dengan perjalanan yang minim kenyamanan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memperbarui layanan melalui Kereta Ekonomi Kerakyatan dengan menghadirkan interior yang lebih modern, kursi yang dapat disesuaikan mengikuti arah perjalanan, serta tata ruang yang lebih nyaman. Menariknya, peningkatan fasilitas tersebut tetap dibarengi tarif yang terjangkau bagi masyarakat.

Sejak diperkenalkan pada masa Angkutan Lebaran hingga 26 Juli 2026, Kereta Ekonomi Kerakyatan telah melayani 103.848 pelanggan. Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempertimbangkan kenyamanan sebagai bagian penting dalam memilih moda transportasi antarkota, meski tetap mengutamakan tarif yang ekonomis.

Saat ini, Kereta Ekonomi Kerakyatan dioperasikan pada KA Cikuray relasi Garut–Pasarsenen pulang pergi. Sejak mulai digunakan pada 11 Juni hingga 26 Juli 2026, rangkaian tersebut telah melayani 79.450 pelanggan.

Sebanyak 32.145 pelanggan melakukan perjalanan dari Garut menuju Pasarsenen, sedangkan 47.305 pelanggan berangkat dari Pasarsenen menuju Garut. Dalam kurun waktu sekitar satu setengah bulan, jumlah pengguna yang mendekati 80 ribu orang tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kereta ekonomi yang lebih nyaman.

KA Cikuray juga menjadi penghubung penting bagi mobilitas masyarakat di sejumlah daerah yang dilalui, mulai Garut, Bandung, Purwakarta, Bekasi hingga Jakarta. Kereta ini dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai bekerja, menempuh pendidikan, berdagang, berwisata hingga mengunjungi keluarga.

Salah satu pembaruan utama pada Kereta Ekonomi Kerakyatan adalah penggunaan kursi yang dapat disesuaikan mengikuti arah perjalanan. Fasilitas ini memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dibandingkan konfigurasi kursi tetap yang selama ini identik dengan sebagian layanan kereta ekonomi.

Selain itu, KAI juga melakukan pembaruan interior dan penataan ulang ruang penumpang. Perubahan tersebut dikerjakan oleh insan KAI di Balai Yasa Manggarai dengan tetap mempertahankan kapasitas angkut sehingga layanan transportasi publik tetap mampu melayani kebutuhan masyarakat secara optimal.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pengembangan Kereta Ekonomi Kerakyatan dilakukan berdasarkan masukan pelanggan yang menginginkan perjalanan antarkota dengan tarif terjangkau tanpa harus mengorbankan kenyamanan.

"Pelanggan menginginkan perjalanan yang terjangkau sekaligus nyaman. Kereta Ekonomi Kerakyatan dikembangkan untuk menjawab kebutuhan tersebut sehingga masyarakat memiliki akses perjalanan antarkota dengan fasilitas yang semakin baik dan tarif yang tetap terjangkau," ujarnya, dikutip Antara.

Menurut Anne, peningkatan fasilitas bukan berarti mengubah karakter layanan ekonomi. Justru KAI berupaya menjaga agar masyarakat tetap memperoleh pilihan transportasi yang ramah di kantong dengan kualitas perjalanan yang semakin baik.

Sebelum digunakan secara reguler pada KA Cikuray, Kereta Ekonomi Kerakyatan lebih dahulu dioperasikan pada KA Tambahan relasi Lempuyangan–Pasarsenen selama masa Angkutan Lebaran, yakni 11 Maret hingga 5 April 2026.

Pada periode tersebut, layanan ini dimanfaatkan oleh 24.398 pelanggan. Rinciannya, sebanyak 12.262 pelanggan melakukan perjalanan dari Lempuyangan menuju Pasarsenen, sedangkan 12.136 pelanggan menggunakan layanan dari Pasarsenen menuju Lempuyangan.

Keberhasilan uji operasional tersebut menjadi salah satu dasar bagi KAI untuk memperluas pemanfaatan Kereta Ekonomi Kerakyatan pada perjalanan reguler.

Jumlah pelanggan yang telah melampaui 103 ribu orang menjadi bahan evaluasi penting bagi KAI dalam mengembangkan layanan kereta ekonomi ke depan. Perusahaan akan terus memantau tingkat pemanfaatan, pola perjalanan, serta pengalaman pelanggan selama menggunakan rangkaian Kereta Ekonomi Kerakyatan.

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan peningkatan pelayanan maupun pengembangan sarana pada layanan kereta ekonomi lainnya.

"Kami ingin kereta api tetap menjadi pilihan yang dekat dengan masyarakat. Tarif yang terjangkau perlu berjalan bersama dengan peningkatan kualitas pelayanan agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati perjalanan antarkota dengan nyaman," kata Anne.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Cikuray KAI Kereta Api