Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

MRT Jakarta Fase 2A Kian Mendekati Rampung, Jalur Bundaran HI–Monas Ditargetkan Layani Masyarakat Akhir 2027

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 5 Juni 2026 | 09:59 WIB
MRT Jakarta menargetkan uji coba operasional jalur Bundaran HI–Monas pada Juni 2027. (Pexels/Noval Gani)
MRT Jakarta menargetkan uji coba operasional jalur Bundaran HI–Monas pada Juni 2027. (Pexels/Noval Gani)

RADARBANYUWANGI.ID - PT MRT Jakarta menargetkan pelaksanaan uji coba operasional jalur MRT fase 2A yang menghubungkan Bundaran HI hingga Monas pada Juni 2027. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan transportasi massal yang ditujukan untuk memperkuat konektivitas kawasan pusat Ibu Kota.

Mengutip RRI, Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, mengatakan pengoperasian jalur baru akan dilakukan secara bertahap. Setelah saat ini layanan MRT berakhir di Bundaran HI, perusahaan menyiapkan perpanjangan rute menuju kawasan Monumen Nasional (Monas).

Sebelum dibuka untuk masyarakat, jalur tersebut akan menjalani serangkaian tahapan pengujian sesuai standar operasional yang berlaku. Proses itu dilakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan sistem berjalan optimal.

Menurut Tuhiyat, masyarakat berpeluang menikmati layanan Bundaran HI–Monas pada akhir 2027. Proyeksi tersebut bergantung pada kelancaran tahapan uji coba dan evaluasi yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Pengoperasian segmen Bundaran HI–Monas menjadi bagian dari strategi operasional bertahap MRT fase 2A. Sementara itu, keseluruhan proyek MRT fase 2A yang menghubungkan Bundaran HI hingga Kota ditargetkan selesai pada 2029.

Dari sisi pembangunan, progres konstruksi paket pekerjaan CP201 yang mencakup lintasan Bundaran HI–Monas menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini, capaian pekerjaan sipil telah mencapai sekitar 92,88 persen.

Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Weni Maulina, menjelaskan sejumlah pekerjaan masih terus dikerjakan untuk menyempurnakan infrastruktur. Beberapa di antaranya meliputi penyelesaian trotoar di kawasan Jalan MH Thamrin, pemasangan sistem pendingin, pembangunan akses masuk Stasiun Monas, hingga pengerjaan rel dan sistem kelistrikan.

Selain itu, bentuk fisik stasiun di sepanjang lintasan mulai terlihat jelas. Pembangunan memasuki tahap akhir yang menandakan proyek semakin dekat menuju fase pengujian operasional.

Stasiun Monas diproyeksikan menjadi salah satu stasiun ikonik dalam jaringan MRT Jakarta. Bagian pintu masuk serta area skylight stasiun mulai terbentuk dan dirancang menghadap langsung ke kawasan Monumen Nasional, sehingga diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna transportasi publik.

Kehadiran jalur Bundaran HI–Monas diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan umum. Selain menawarkan perjalanan yang lebih efisien, pengembangan jaringan MRT juga mendukung upaya pengurangan penggunaan kendaraan pribadi dan mendorong transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Di sisi lain, operasional jalur baru tersebut diyakini akan memperlancar mobilitas warga maupun wisatawan yang beraktivitas di pusat pemerintahan, kawasan bisnis, serta destinasi bersejarah di Jakarta. Dengan konektivitas yang semakin baik, MRT Jakarta diharapkan menjadi tulang punggung transportasi perkotaan yang modern dan terintegrasi.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#MRT Fase 2A #Bundaran HI Monas #Stasiun Monas #mrt jakarta #transportasi publik jakarta