Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Livery 'Pelangi di Mars' Hiasi Kereta, Mudik Lebaran Jadi Lebih Berwarna

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:15 WIB

Kolaborasi Kemenparekraf, KAI, dan Mahakarya hadirkan livery kereta bertema film Pelangi di Mars.
Kolaborasi Kemenparekraf, KAI, dan Mahakarya hadirkan livery kereta bertema film Pelangi di Mars.

RADARBANYUWANGI.ID - Kementerian Ekonomi Kreatif menghadirkan pengalaman mudik Lebaran yang berbeda melalui kolaborasi lintas sektor bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Mahakarya Pictures. Kolaborasi ini menampilkan livery kereta serta instalasi seni di stasiun yang terinspirasi dari film keluarga Pelangi di Mars.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan bahwa sinergi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan promosi film nasional sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman publik selama periode mudik.

“Kolaborasi yang terus berlanjut ini memberi peluang bagi film Indonesia seperti ‘Pelangi di Mars’ untuk semakin dikenal publik melalui medium kreatif di transportasi publik seperti kereta api,” ujar Irene dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Ia menambahkan bahwa momentum Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan inovasi berbasis kreativitas yang dekat dengan masyarakat. Aktivasi tersebut dinilai mampu menghadirkan suasana perjalanan yang lebih menyenangkan di tengah tingginya mobilitas.

Tidak hanya pada badan kereta, sentuhan kreatif juga hadir di area stasiun melalui instalasi visual bertema film. Elemen robotik hingga detail set film ditampilkan untuk menciptakan pengalaman imersif bagi penumpang, khususnya anak-anak dan keluarga.

Salah satu rangkaian KA Argo Dwipangga turut tampil mencolok dengan livery khusus berwarna cerah yang menampilkan karakter utama film. Hal ini memperkuat kesan perjalanan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menghibur.

“Perjalanan mudik dengan kereta api kini menghadirkan pengalaman kreatif yang akrab dengan dunia imajinasi anak-anak,” kata Irene. “Suasana ini diharapkan menambah kenyamanan sekaligus menghadirkan kesan yang menyenangkan selama perjalanan.”

Dari sisi industri perfilman, produser Dendi Reynando menyoroti pentingnya dukungan terhadap film anak sebagai bagian dari pengembangan kekayaan intelektual (IP) lokal.

“Film anak di Indonesia masih terbatas. Kami berharap ‘Pelangi di Mars’ dapat menjadi bagian dari upaya membangun IP lokal yang terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan upaya perusahaan menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan.

“Kereta api merupakan ruang publik yang dapat menghadirkan pengalaman berbeda bagi pelanggan. Melalui livery kereta dan dekorasi stasiun, kami ingin perjalanan menjadi lebih berwarna dan berkesan,” kata Bobby.

Kolaborasi ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Kementerian Ekonomi Kreatif dan KAI telah menghadirkan berbagai IP lokal dalam momentum Ramadan, Lebaran 2025, hingga libur sekolah. Pada akhir 2025, sebanyak 11 IP lokal juga turut meramaikan periode Natal dan Tahun Baru.

Sinergi berkelanjutan ini dinilai sebagai bentuk nyata dukungan terhadap industri kreatif nasional, sekaligus memperkuat posisi IP lokal sebagai kekuatan ekonomi baru Indonesia.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Pelangi di Mars #Kemenparekraf #KAI