RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang kereta api lokal selama periode angkutan Lebaran 2026. Salah satu layanan yang mengalami lonjakan adalah KA Pangrango relasi Bogor–Sukabumi.
Berdasarkan data periode 11 hingga 18 Maret 2026, jumlah kumulatif penumpang KA Pangrango mencapai 26.533 orang. Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api untuk mobilitas menjelang hari raya.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa tingkat keterisian tempat duduk kereta tersebut juga tergolong tinggi.
“Tiket yang terjual 62.156 atau okupansi 77 persen. Volume jumlah penumpang tanggal 18 Maret 2026 adalah 4.390 orang,” ujar Franoto di Jakarta, Rabu (18/3/2026).
Selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026, KA Pangrango menyediakan total 80.960 kursi dengan kapasitas harian sebanyak 3.680 kursi.
Selain KA Pangrango, KAI juga mencatat peningkatan pada KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat. Jumlah kumulatif penumpang selama periode yang sama mencapai 7.907 orang.
“Volume penumpang tanggal 18 Maret 2026 sebanyak 916 orang,” kata Franoto.
Untuk layanan ini, kapasitas tempat duduk yang disediakan mencapai 41.976 kursi selama periode angkutan Lebaran, dengan kapasitas harian 1.908 kursi.
Secara keseluruhan, KAI menyediakan 1.083.623 kursi untuk layanan kereta api jarak jauh dan lokal selama masa angkutan Lebaran 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 743.786 tiket telah dipesan oleh masyarakat.
Franoto menambahkan bahwa rata-rata tingkat okupansi selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026 mencapai 69 persen, dengan data yang masih bersifat dinamis.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak menengah dan jauh, terutama pada momen mudik Lebaran yang identik dengan mobilitas tinggi.
Editor : Lugas Rumpakaadi