Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tiket Lebih Terjangkau, KAI Angkut 1,1 Juta Penumpang PSO Selama Nataru 2025/2026

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 8 Januari 2026 | 19:47 WIB
KAI angkut 1,1 juta penumpang kereta api PSO saat Nataru.
KAI angkut 1,1 juta penumpang kereta api PSO saat Nataru.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Melalui skema kewajiban pelayanan publik atau public service obligation (PSO), KAI mengangkut sebanyak 1.103.379 penumpang pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan kehadiran nyata negara dalam memastikan akses transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di tengah lonjakan mobilitas akhir tahun.

Rincian Penumpang PSO KAI

Dari total penumpang PSO tersebut, sebanyak 676.149 pelanggan menggunakan layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) PSO.

Sementara itu, 427.230 pelanggan lainnya dilayani melalui Kereta Api Lokal PSO.

Kedua segmen layanan ini mencatatkan pertumbuhan dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

Menurut Anne, peningkatan tersebut menegaskan bahwa kebijakan subsidi pemerintah melalui PSO masih sangat relevan dan dibutuhkan masyarakat, terutama pada momen dengan intensitas perjalanan yang tinggi seperti Natal dan Tahun Baru.

Peran PSO dalam Mobilitas dan Pemerataan Akses

Layanan PSO disebut bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan sistem angkutan publik yang inklusif.

Dengan tarif yang terjangkau, masyarakat tetap dapat melakukan perjalanan untuk berbagai keperluan, mulai dari silaturahim keluarga hingga aktivitas ekonomi dan wisata.

“Khususnya pada periode dengan mobilitas tinggi seperti Natal dan Tahun Baru, kehadiran PSO memastikan masyarakat tetap bisa bepergian dengan aman dan nyaman,” ujar Anne.

Kinerja Angkutan Nataru 2025/2026

Secara keseluruhan, KAI melayani 4.179.095 pelanggan selama periode Nataru 2025/2026.

Angka ini tumbuh 12,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat 3.730.584 pelanggan.

Layanan kereta api jarak jauh melayani 3.392.439 pelanggan atau setara 122,9 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Adapun kereta api lokal melayani 786.656 pelanggan atau 105,6 persen dari total kapasitas.

Tingkat keterisian yang melampaui kapasitas tersebut dipengaruhi oleh pola perjalanan penumpang yang dinamis, terutama pada layanan lokal dengan karakteristik naik-turun di banyak stasiun.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Tingginya pergerakan masyarakat selama Nataru turut mendorong aktivitas pariwisata, kunjungan keluarga, serta perputaran ekonomi di berbagai daerah.

Kehadiran layanan PSO menjadi penopang penting bagi sektor transportasi lanjutan dan usaha masyarakat di sekitar stasiun, termasuk pelaku UMKM dan jasa lokal.

Dengan demikian, layanan kereta api PSO tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah.

Ketepatan Waktu dan Kesiapan Operasional

Dari sisi operasional, KAI mencatat kinerja yang solid.

Selama periode Nataru, On Time Performance (OTP) keberangkatan kereta api penumpang mencapai 99,68 persen, sementara ketepatan waktu kedatangan tercatat 96,13 persen.

Capaian ini menunjukkan kesiapan KAI dalam menjaga keandalan layanan meskipun terjadi lonjakan volume penumpang secara signifikan.

Diskon Tarif dan Minat Masyarakat

Pada periode Nataru 2025/2026, KAI juga memberlakukan diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial.

Program ini berlangsung dari 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 dengan total 1.509.080 tempat duduk disediakan.

Hingga 5 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, tiket diskon yang terjual mencapai 1.524.487 tiket atau 102 persen dari kapasitas.

Tingginya angka tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap layanan kereta api dengan tarif terjangkau.

Komitmen Keberlanjutan Layanan PSO

Ke depan, KAI berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah, khususnya Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, agar layanan PSO terus berjalan optimal dan berkelanjutan.

Anne menegaskan bahwa kereta api PSO merupakan bagian dari kehadiran negara dalam menjaga konektivitas, pemerataan akses, serta pergerakan ekonomi masyarakat.

“KAI berkomitmen menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#pso #KAI #Kereta Api #Nataru